hasil final kejurnas arung jeram 2017

JAKARTA – Tim Jawa Barat membuktikan dirinya kembali unggul dari 11 provinsi lainnya pada Kejuaraan Nasional Federasi Arung Jeram Indonesia 2017. Memperoleh tujuh medali emas, Jawa Barat mengungguli DKI Jaya dan tim lainnya. Tim Master Perempuan DKI Jaya berhasil meraih medali perunggu untuk lomba hari terakhir Senin (30/1). Kemenangan yang diraih karena dua lawan yang lebih dahulu terkena penalti melewati garis imajiner start sebelum aba-aba mulai.

Lomba hari terakhir di Sungai Progo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, dimulai dari Dam Ancol hingga Jembatan Kreo.  Penyelenggaraan dipercayakan kepada Pengurus Daerah FAJI Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelaksanaan dilangsungkan dengan bantuan operator wisata arung jeram TOP.

tim putri DRR
Tim Master Putri DKI Jaya peraih medali perunggu. Pada garis finish mereka berada di urutan kelima, namun dua perahu didepannya mendapat penalti karena mendahului aba-aba start hingga para perempuan tangguh yang semua diatas 40tahun berhasil naik podium. (dokumentasi Miranda Wiemar)

Tim Youth perempuan Jawa Barat membuktikan mereka pantas menyandang juara dunia 2015 ketika Indonesia menjadi tuan rumah World Rafting Championship di Sungai Citarik, Sukabumi. Mereka juga juara bertahan pada PON XIX di Jawa Barat, dan kini menyapu bersih medali keempat disiplin Sprint, Head to Head, Slalom, dan Down River Race. Begitu pula tim Open Men DKI Jakarta. Bahkan catatan rekor Open Men telah dipegang secara konsisten sejak 1997.

Kejurnas FAJI 2017 dijadikan ajang penentuan wakil Indonesia pada World Rafting Championship di Sungai Yoshino, Jepang, Oktober mendatang. Hal tersebut diutarakan oleh Ketua Umum FAJI yang sekaligus adalah Komandan Marinir, Mayor Jendral Marinir RM Trusono.

Perolehan Medali Teratas:

  • Jawa Barat 7 emas; 1 perak; 2 perunggu
  • DKI Jaya 4 emas; 1 perak dan 5 perunggu
  • DI Yogjakarta 3 emas; 1 perak dan 1 perunggu

(ads/ sumber: www. netralitas.com)

Foto utama: (dokumentasi Amrizal Umarella)

Similar Posts