Lawan berat di alam cuaca. Hujan, angin menimbulkan chill factor, suhu yang sudah rendah di gunung tambah turun. Prediksi cuaca sudah jadi kebutuhan dalam kehidupan ini. Pemerintah memiliki badan khusus memprediksi cuaca. Para petualang bisa memanfaatkan informasi dari Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika, yang bisa diakses di situs https://www.bmkg.go.id/, di mana pada laman utamanya sudah memuat Perkiraan Cuaca.

Unsur cuaca yang paling mudah adalah awan. Hujan datang dibawa angin di awan. Mengetahui jenis-jenis awan bisa membantu menduga kapan kira-kira hujan datang. Ada enam kelompok awan yang membawa hujan:

CIRROSTRATUS

Cirrostratus: bentuknya seperti kapas berada sangat tinggi antara 8.000-10.000m. Awan ini menandakan kemungkinan cuaca basah dalam sehari mendatang.

CIRROCUMULUS

Cirrocumulus:  Memanjang putih seperti ketika pesawat terbang melewati udara dan meninggalkan jejaknya. Ini menandakan kemungkinan badai tropik atau angin puyuh di kawasan tropis seperti Indonesia. Ketinggiannya sekitar 8.000-10.000m.

ALTOSTRATUS

Altostratus: Awan yang tebal dan gelap menutupi sinar matahari dan meliputi seluruh langit. Ini juga tanda hujan akan datang bahkan di gunung tinggi dan kawasan utara/selatan hujan salju. Altostratus tingginya antara 6.000-8.000m.

ALTOCUMULUS

Altocumulus: Bola bola kapas yang kerap menutupi langit pada pagi hari atau petang. Hujan petir diperkirakan akan datang. Ketinggiannya sekitar 6.000m.

STRATUS
NIMBOSTRATUS

 

 

 

 

 

 

 

Stratus dan Nimbostratus: Dua jenis awan yang menggantung rendah dan menghalangi jarak pandang serta sinar matahari. Stratus berupa gumpalan terpisah, sedangkan nimbostratus kumpulan gumpalan awan yang rapat. Bisa diartikan hujan akan datang dengan cepat. Ketinggian awan sekitar 2.000m.

CUMOLONIMBUS

Cumolonimbus: Ini awan yang menjulang tinggi bergumpal dan sangat dikenal sebagai ciri datangnya hujan lebat. Ketinggiannya dari 2.000m dan pucuknya bisa mencapai 8.000m.

Jika sudah melihat awan-awan ini siapkan jaket hujan. Pakai saja sebelum hujan dengan tetap membuka agar ventilasi berlangsung. Perkirakan kapan waktunya mendirikan kemah agar tubuh tetap terjaga kering. (ads/Kasondra Cloos/Climbing Magazine)

 

Foto Utama:

Berbagai bentuk awan memberikan tanda untuk membuat perkiraan hujan. Merapi dan Merbabu di Jawa Tengah  (adiseno)

Similar Posts