Ina Diana adalah pecinta alam yang pernah membuat jalur pemanjatan baru di Puncak Trikora, Papua. Ia kini tinggal di Perancis. Berbagai hobi baru dicobanya, mulai dari snowboarding hingga ultra marathon. Berikut ini penuturan Ina Diana sendiri yang berhasil mencapai peringkat tiga untuk perempuan pada Boulieu Trail, Prancis.

Motivasi Kehormatan Mewakili Indonesia

Oleh: Ina Diana

Saya belum pernah berlari lebih dari tiga puluh kilometer. Belum ada niatan mengikuti jarak yang lebih jauh lagi sampai tiba kesempatan untuk menemani seorang teman warga negara Prancis mengikuti Ultra Trail Du Mont Blanc (UTMB) pada 2015 lalu.

Motivasi dari lingkungan tempat tinggal dan rasa penasaran akhirnya membuat saya ngotot menyusun rencana untuk mengejar 9 poin yang dibutuhkan agar bisa mengikuti UTMB 2016. Saya katakan ngotot karena saya belum terbiasa mengikuti kompetisi lari ultra dan cuma punya waktu lebih kurang dari tiga bulan untuk mengumpulkan seluruh poin.Berlari di Boulieu Trail_01

Kesempatan mengoleksi tiga poin pertama pun datang. Boulieu Trail yang diadakan pada Oktober 2015 adalah tantangan pertama yang harus dihadapi. Setelah menjalani latihan beberapa waktu, saya memutuskan mengambil kategori jarak 100 kilometer dengan waktu tempuh maksimal 21 jam. Dengan bantuan teman saya sebagai asisten di lomba itu, saya berangkat.

Lomba dimulai pukul tiga pagi waktu setempat.

Ada kejadian di luar dugaan saat akan start  yang jadi motivasi saya selama berlari. Karena tercatat sebagai warga Negara Indonesia, saya dianggap sebagai pelari yang datang dari luar negeri khusus untuk event ini. Nama saya pun dipanggil layaknya menyambut tamu kehormatan, apalagi saya perempuan yang cukup jarang dalam event seperti ini.

Saya pun diberi titik start terdepan, bersama para pelari-perlari Prancis yang sudah lebih berpengalaman ketimbang saya yang pemula. (*)

Similar Posts