tren perlengkapan outdoor

Salah satu situs terkemuka yang membahas perlengkapan petualangan adalah gearjunkie.com. Agustus lalu gearjunkie menerbitkan pengamatan mereka tentang perkembangan perlengkapan untuk 2017. Berikut ini 10 tren perlengkapan petualangan.

tren perlengkapan outdoor
Tenda lepas lahan

1. Perkemahan Lepas Lahan

Bagi petualangan tropik membangun para-para untuk perkemahan sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Menjelajah pedalaman Kalimantan, setiap petang biasa diawali dengan membangun platform kayu untuk tempat bermalam, atau menggelar hammock. Menurut gearjunkie perkemahan ke depan akan memanfaatkan rak diatas kendaraaan seperti produk Yakima. Juga kemah yang bernaung pada rentangan kain terpal, atau kemah mirip hammock.

tren perlengkapan outdoor
Yunnec Typhoon drone yang dapat mengikuti penggunanya.

 

2. Drone Pintar

Belum lagi mencapai 2017, Gopro sudah mengumumkan tipe Karma, drone untuk menerbangkan Gopro Hero 5 atau Hero 6. Tampil cukup ringkas, dengan perangkat pengendali yang kompak. Namun gearjunkie menaruh harapan untuk ke depan, drone akan menjadi pintar dan mengikuti gerak penggunanya secara mandiri. Seakan para petualang dapat membawa kru film mereka sendiri. Memang sudah ada yang menjanjikan, seperti yang disebut Staaker namun sampai akhir 2016 ini produk drone pintar masih belum diluncurkan.

 

   
tren perlengkapan outdoor
Sol yang kedap licin dan basahnya es.


3. Sol yang Melekat ke Es

Vibram, merek sol sepatu paling terkemuka untuk para petualang sudah mengumumkan jenis baru Arctic Grip Sole. Vibram produknya digunakan hampir seluruh sepatu boots penjelajah alam, seperti Scarpa, La Sportiva, bahkan produk dalam negeri seperti Eiger dan Consina. Menurut klaim Vibram sol baru mereka ini sudah diuji dan tiga kali lebih lengket para permukaan licin, basah seperti es. Salah satu merek yang menjanjikan penggunaan Arctic Grip Sole, adalah Wolverine untuk model Crossbuck FX, yang baru muncul tahun depan.

 

   

tren perlengkapan outdoor
Bahan berjulukan Delta dari Polartec yang dapat menyejukan.
 

4. Kaus Dingin

Sudah sering merasa kepanasan, ketika keringat membasahi baju. Bertualang dengan baju kaus pun senasib jika keringat sudah mengucur. Tantangan mencari bahan kaus yang menyejukan ketika basah oleh keringat sudah dijawab oleh Polartec. Ini produsen raksasa bahan kain untuk kegiatan petualangan. Bahan yang disebut Delta  memiliki serat yang dapat menyebarkan kelembaban dan mengalirkan udara. Akibatnya jika kain basah oleh keringat, menggunakan kaus berbahan Delta akan jadi menyejukan.

tren perlengkapan outdoor
Pakaian selam dari Patagng ramah lingkungan.


 

5. Pakaian Luar Ramah Lingkungan

Bahan kedap air dan angin paling ampuh adalah bahan sintetis. Umumnya dari bahan plastik atau neoprene yang tidak ramah lingkungan. Bahan-bahan pelapis luar yang ramah lingkungan sudah mulai bermunculan. Diantaranya produk Columbia yang sudah bebas PFC (bahan plastik) dan tidak diberi pewarna. Sedangkan Patagonia telah memasarkan wetsuit yang sudah tidak lagi menggunakan bahan neoprene.

   
tren perlengkapan outdoor
Alat penambat yang dapat bergerak dua arah dan langsung mengunci, Wild Country Revo.



 

6. Peningkatan Keselamatan Alat Panjat

Salah satu yang utama dalam kegiatan panjat tebing adalah penambatan atau belay. Peralatan belay,  semakin mudah penggunaanya. Arah peralatan panjat akan semakin aman dapat disimak dari produk Wild Country yang dijuluki Revo. Alat penambat ini dapat bertugas dalam dua arah sekaligus. Ini memudahkan penguncian tali secara otomatis hingga mempercepat reaksi penambatan saat terjadi kejutan jatuh.

7. Hammock Tiup

Bergantung tidur diketinggian makin lazim. Perusahaan Belanda dengan merek Lamzac sudah memperkenalkan hammock yang dapat menggelembung atau inflatable hammock.

8. Perusahaan Manfaat

Perusahaan Manfaat atau Benefit Corporation (B-corp) adalah industri yang secara legal berkomitmen untuk mendukung lingkungan hidup dan tujuan kemanusiaan lain. Contoh paling depan dalam manufaktur perlengkapan petualangan adalah Patagonia. Jenis usaha bernuansa B-corp ini akan makin marak ke depan. Konsumen dapat memilih perlengkapan mereka selain ampuh terhadap alam, sekaligus bermanfaat bagi lingkungan dan kemanusiaan.

9. Insulasi Sintetik

Kejayaan bulu angsa untuk melindungi diri dari dingin ekstrim diperkirakan runtuh. Saat ini para produsen kain berlomba untuk mendapatkan bahan sintetik yang bisa mengalahkan keampuhan bulu angsa atau down/duvet. Sudah ada yang mengklaim ini yakni LOFTECH yang mengaku struktur seratnya menyerupai duvet. Ini yang dikeluarkan oleh ALLIED Feather & Down. Sedangkan di kantong tidur serta jaket, kita sudah mengenal Primaloft. Keunggulan bahan sintetik adalah saat basah fungsi mempertahankan panas masih lebih baik dari duvet basah.

10. Lari Sambil Mengukur Diri

Menghasilkan data kecepatan, denyut nadi dan lainnya sebelumnya hanya ada di kegiatan bersepeda. Sekarang teknologi ini sudah masuk ke dunia lari. Memang perlengkapan ini sudah dikenal sejak beberapa tahun lalu, tetapi masih dalam lingkup komunitas. Ke depan menurut gearjunkie, teknologi ini akan menjadi umum, awalnya tentu pada para pelari lintas alam. Saat ini produsen yang sudah memasarkan teknologi ini adalah Styrd dan RPM2. (ads/ sumber: gearjunkie.com)

Foto utama: Hammock tiup buatan Lamzac dari Belanda. (www.awesomejelly.com)

Similar Posts