ogun ke everest

Mimpi Muhammad “Ogun” Gunawan selangkah demi selangkah diwujudkan. Kali ini lewat media buku sebagai penyalur mimpinya. Ditulis oleh rekan Ogun dari Wanadri, Zhibril A yang nomor anggotanya W-1112-TR. Bukan termasuk jenis buku petualangan, tetapi justru lebih mirip seperti buku biografi.

Mengambil sudut pandang orang pertama, yakni Ogun sebagai seorang Cancer Survivor, buku ini berkisah seperti sebuah novel. Bermula saat Ogun divonis kanker oleh dokter, lalu berbalik ke masa-masa Ogun menggapai puncak dunia, Everest, yang belum ditapaki hingga ke puncak olehnya. Cerita di dalam buku kemudian beralih kembali pada latar saat Ogun sedang membangun kembali mimpinya menuju puncak dunia itu. Termasuk segala upayanya untuk lebih dekat dengan mimpinya: melakukan aktivitas mendaki gunung sebagai seorang cancer survivor.

Sekalipun buku ini ditulis ulang oleh orang lain, penggambaran perasaan Ogun sebagai seorang manusia begitu apik diceritakan oleh Sani, sapaan akrab Zhibril A. Bahkan mungkin benar-benar menggambarkan perasaan yang tidak pernah diungkapkan oleh Ogun. Sani sendiri sebagai penulis memang sempat melakukan beberapa perjalanan untuk mengenal Ogun lebih dekat. Bagian dari riset, katanya.

Buku setebal 100 halaman ini menjadi awal mula dari trilogi buku yang direncanakan. Buku pertama ini bertujuan untuk membagi semangat Ogun sebagai sebagai seorang Cancer Survivor yang tetap mau bermimpi dan mewujudkan mimpinya. Buku yang lebih mirip buku saku ini dapat menjadi rujukan untuk mengenal Ogun lebih dekat sebagai seorang manusia, beserta mimpinya untuk ke puncak dunia. (fir)

ogun ke everest

Similar Posts