outdoor show eropa

Tiga tahun ke belakang, industri petualangan di Indonesia memasuki babak baru. Pada 2015, pameran dan festival petualangan di Indonesia mulai mengemuka. Sebenarnya ini bukan yang pertama, karena sebelas tahun lalu, pameran petualangan sudah ada. Namun, kala itu aktivitas petualangan yang diakomodir hanya terbatas pada olahraga air, khususnya menyelam (diving). Baru pada lima tahun lalu, kegiatan petualangan lain mulai dilirik, porsinya hanya terbatas 25% saja. Sedangkan penyelenggaraan festival petualangan yang mengemuka sejak tiga tahun lalu mengakomodir kegiatan lebih banyak, seperti olahraga mendaki gunung dan ‘outdoor’ yang sudah menjadi gaya hidup masa kini.

Usia belia meninggalkan banyak catatan yang diwajarkan. Belajar dari pengalaman adalah hal mutlak. Juga belajar dari yang berpengalaman kadang diperlukan. Dalam konteks penyelenggaraan festival petualangan, penyelenggara di Indonesia dapat mencontoh atau mengambil inspirasi dari yang usianya sudah matang. OutDoor Friedrichshafen Show di Jerman adalah salah satunya. Jika melongok penyelenggaraan festival di sana, segudang pengalaman dapat dipetik.

OutDoor Friedrichshafen Show sudah mulai diselenggarakan sejak 1994. Di 2017, acara ini sudah memasuki usia 23 tahun, sebuah usia matang untuk sebuah acara. Kematangan itu tercermin pada terciptanya satu sistem yang kokoh guna menunjang penyelenggaraan yang diadakan setiap tahun. Selain sistem yang terbangun sebagai fondasi kokoh, sisi inovatif juga selalu ditampilkan untuk menunjukkan perkembangan penyelenggaraan dari tahun ke tahun. Pengunjung setia yang datang tiap tahun tak akan menemui kebosanan dengan dua hal itu.

Pameran ini kini menempati keseluruhan area Messe Friedrichshafen yang memiliki 12 aula dan area lapangan di sekitarnya. Luas satu aula adalah 60x104m atau seluas satu lapangan sepakbola, dan ada 11 aula yang dipakai untuk pameran. Setiap aula dibedakan berdasarkan jenisnya. Setiap aula bentuknya memang mirip seperti hanggar pesawat. Tempat festival juga memanfaatkan ruang di antara aula untuk berbagai macam program, juga area luar ruang di sekitar kompleks aula. Dapat dibayangkan konsep kerapian tempat penyelenggaraan yang sudah beradarkan jenis ini, juga luasnya yang memadai untuk menampung pengunjung dan peserta pameran. Kenyamanan otomatis di dapat. Pengunjung tak perlu berdesakan, sementara peserta pameran dapat leluasa memajang subjek pameran. Luas tiap stand peserta pameran memang dibuat leluasa dan tak hanya dibatasi sekat-sekat.

Pameran yang menghadirkan 960 peserta pamer dari 40 negara ini patut dijadikan satu rujukan bukan hanya karena luas tempat penyelenggaraan. Mata acara atau program yang ditawarkan pun patut untuk dilihat. Istilah ‘festival’ di dalam acara bukan hanya isapan jempol. Di dalam pameran, tampil sejumlah inovasi produk-produk dari berbagai cabang petualangan. Inovasi produk untuk para petualang tujuannya adalah memberikan pengalaman yang lebih baik saat melakukan kegiatan petualangan. Produk Manager dari sebuah brand tak akan canggung datang ke pameran hanya untuk menjelaskan tentang produk inovasi terbaru mereka. Di dalam stand juga hadir orang-orang ahli yang dapat menjadi teman diskusi pengunjung pameran saat membutuhkan rincian dan pertimbangan ketika memilih barang yang akan dibeli.

outdoor show eropa
Industry Award Ceremony dalam OutDoor Friedrichshafen. (sumber: outdoor-show.com)

Satu hal yang menjadikan industri petualangan berkembang dengan adanya acara OutDoor Friedrichshafen adalah mata acara penghargaan untuk produk terbaik setiap tahun. Penghargaan ini diumumkan saat acara berlangsung. Dengan adanya penghargaan, jelas sangat menguntungkan produsen dari sisi penjualan, apalagi diumumkan saat pameran. Dari sisi penyelenggara, keuntungannya adalah jaminan kesuksesan acara karena para pengunjung yang penasaran akan berbondong-bondong datang ke pameran. Sedangkan untuk pengujung, keuntungannya sangat jelas yakni tersedianya banyak pilihan dari yang baik. Mata acara ini menjadi semacam mesin penggerak industri yang berjalan sehat.

Mata acara bincang-bincang pun tak hanya menjadi selingan untuk membuat suasana lebih semarak. Bincang-bincang disediakan gedung khusus agar orang yang datang memang mereka yang ingin mengikuti acara, bukan orang yang lelah setelah mengitari ruang pamer lalu membutuhkan tempat istirahat, sehingga akan pergi kapanpun ia mau. Ada isu-isu terkini serta solusi yang ditawarkan secara nyata. Dan yang terpenting menjadi tempat berkumpul para ahli di bidangnya membicarakan satu bahasan.

Secara keseluruhan, masih banyak yang dapat diambil contoh. Tapi, satu hal yang penting, sebuah acara festival harus memiliki inovasi di setiap penyelenggaraannya. Serta memiliki satu formula yang tetap untuk membuat keseluruhan acara berkembang dari tahun ke tahun sehingga jauh dari kesan membosankan karena yang tampil sama saja. (fir)

Foto utama: (sumber: outdoor-show.com)

Similar Posts