aksa 7

Cinéma vérité adalah gaya pembuatan film dokumenter diawali Jean Rouch yang menggabungkan improvisasi dengan penggunaan kamera untuk mengungkap kebenaran. Teknik dan semangat cinéma vérité dapat ditemukan di film-film fiksi seperti The Blair Witch Project, Jimmy and Judy, Rachel Getting Married, Cloverfield, Diary of the Dead, District 9, Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1, Battle: Los Angeles, REC, Saving Private Ryan,The Bourne Ultimatum, dan Paranormal Activity.

Dokumenter petualangan kami  juluki Cinema Adventure merupakan cinema vérité sesungguhnya. Kini dokumenter petualangan memiliki penggemar dengan para pekerja film yang dikenal luas, dan juga memiliki berbagai festival khas nya tersendiri di berbagai belahan dunia. Outdoorcafeindonesia menurunkan beberapa laporan mengenai Cinema Adventure. (redaksi OCI)

Aksa 7: Dokumentasi Pendakian 7 Gunung Tertinggi

JAKARTA – “It is not the mountain we conquer, but ourselves”. Kalimat yang dilontarkan Edmund Hillary inilah yang menginspirasi sekelompok anak muda Indonesia untuk mendokumentasikan gunung-gunung yang ada di Indonesia. Keinginan untuk menjadikan karya mereka sebagai media promosi pariwisata sekaligus menginspirasi masyarakat Indonesia menjadi motivasi utama tim Aksa 7. Tidak tanggung-tanggung, para pendaki ini juga yang menjadi camera person alias para pengambil gambar untuk film dokumenter mereka.

Aksa 7 terdiri dari Anggi Frisca, Teguh Rahmadi, Yohanes Christian Pattiasina, Rivan Hanggarai, Jogie Krisna Muda Nadeak, dan Wihana Erlangga, sebagai ekspeditor, dan Phio Adriani Wihardo serta Nadine Chandrawinata sebagai tim produksi. Yamg berbeda, meski menggarap film pendakian gunung, hanya tiga orang dari para ekspeditor yang punya pengalaman mendaki gunung. Anggota lainnya bergabung karena tertarik dengan ide dokumenter pendakian dan memang telah bergelut di dunia video dan perfilman sejak kuliah. Menurut Anggi Frisca yang akrab disapa Cumit, ide mendokumentasikan seven summits Indonesia telah muncul sejak 29 Maret 2012 saat dirinya baru pulang dari perjalanan ke Nepal. Proses mencari rekan, mengembangkan ide, dan persiapan mendaki gunung itu sendiri justru yang membuat ide ini baru terlaksana pada akhir 2014.

aksa 7
Pendakian ke Carstenzs Pyramid yang dilakukan Aksa 7 dengan Nadine Chandrawinata (sumber: fanpage Aksa7Artspedition)

Gunung Kerinci dengan ketinggian 3.805 mdpl menjadi yang pertama didaki tim Aksa 7. Selepas mendaki Kerinci, Aksa 7 langsung melanjutkan mendaki tiga gunung lainnya; Semeru, Rinjani, dan Bukit Raya. Awalnya, pendakian direncanakan dilakukan secara maraton. Namun, karena sempat kehabisan dana perjalanan baru dilanjutkan pada Mei 2015 dengan mendaki puncak Rantemario, puncak tertinggi di Sulawesi. Disusul pendakian Gunung Binaiya di Maluku pada Desember 2015 dan Carstensz Pyramid di Papua pada Mei 2016.

‘AKU’ menjadi tema besar dari dokumenter perjalanan yang dibuat oleh Aksa 7. Masing-masing ekspeditor mengoperasikan satu buah kamera profesional untuk mengambil gambar yang mereka anggap menarik dan sesuai tema. Sudut pandang ‘aku’ memang sengaja digunakan untuk menggambarkan apa yang dirasakan setiap ekspeditor. Namun, menurut Anggi, di tiap gunung yang didaki ada fokus masalah yang diangkat. Isu lingkungan di tengah meningkatnya ‘wisata’ ke gunung yang tengah jadi perhatian banyak jadi salah satunya. Kerusakan lingkungan dan keresahan para ekspeditor tentang perilaku pendaki dituturkan dalam pendakian ke Gunung Semeru. Selain itu, ada kisah pengolahan hasil bumi saat pendakian ke Rantemario/Latimojong. Juga cerita tentang keramahan masyarakat dan ‘keluarga’ selama pendakian ke Gunung Rinjani.

Setelah menyelesaikan tujuh pendakian gunung tertinggi di Indonesia, tim Aksa 7 kini tengah mempersiapkan karya yang telah mereka janjikan. Film dokumenter ini rencananya akan dirilis 2016 ini. Kemunculan dokumenter Aksa 7 diharapkan akan makin mewarnai genre perfilman Indonesia, yang saat ini masih minim akan tema adventure. (uli)

Foto utama: Enam ekspeditor Aksa 7 bersama guest ekspeditor, Matthew Tandioputra (tengah), saat pendakian Gunung Semeru.

Trailer film dokumenter Aksa 7

Similar Posts