orang Rusia pertama mencapai Everest

JAKARTA – Dalam usia yang masih muda, 45 tahun, Vladimir Balyberdin tewas kecelakaan lalu lintas. Mobil, hadiah pemerintah karena keberhasilannya dalam pendakian, masuk ke bawah truk gandeng. Balyberdin, pendaki Sovyet, dan orang Rusia pertama yang mencapai Everest, Kanchenjungan dan K2, tiga gunung 8.000meter, kerap menggunakan mobilnya sebagai taksi guna menambah penghasilan. Saat musim panas, 22 Juli 1994, Sovyet komunis sudah runtuh, dan masyarakat Rusia menanggulangi masa sulit ekonomi karena perubahan menjadi kapitalis.

Dan Mazur, pendaki AS mengenang Balyberdin dalam tulisannya untuk Klub Alpin Amerika. Ia menceritakan Balyberdin mengijinkannya bergabung dalam pendakian Everest 1991, ketika Balyberdin berpasangan dengan Anatoly Boukreyev. Saat itu Balyberdin mendaki Everest untuk kedua kalinya, kini tanpa oksigen tabung dalam waktu tiga hari dari basecamp.

orang Rusia pertama mencapai Everest
Vladimir Balyberdin

Waktu yang spektakuler untuk mencapai puncak Everest dalam tiga hari ini hanya diiringi periode aklimatisasi selama dua Minggu. Walau istimewa, bagi Balyberdin masih mengecewakan karena ia berusaha mengalahkan rekor Marc Batard yang mencapai puncak dalam 23 jam pada tahun 1990. Balyberdin pun mencoba kembali dan mencapai ketinggian 8.200 meter dalam 20jam, namun ia terpaksa balik karena tidak mengenakan crampon. Crampon yang disimpan pada kemah di ketinggian, tidak sengaja dibawa turun oleh rekan lainnya.

Balyberdin menjadi pendaki Sovyet terkemuka ketika pada usia 32 tahun, 1981, mendaki rute baru  sisi Barat Everest yang tidak pernah terulang kembali. Pendakian yang dinilai sangat berani oleh Dan Mazur ini dilakukan dengan tali pengaman yang panjangnya ribuan meter, dengan tabung oksigen, tetapi hanya menggunakan busana bahan katun dan tenda katun. Saat itu sudah tersedia bahan sintetis seperti goretex.

Pada 1989, Balyberdin, Boukreyev dan pendaki-pendaki Sovyet melakukan prestasi luarbiasa dengan menyeberangi seluruh empat puncak Kanchenjunga diatas 8.000meter. Mereka menghabiskan lima hari diatas 8.000meter suatu rekor yang tidak terulang lagi hingga sekarang. Diatas 7.000meter biasa disebut Zona Kematian, karena tubuh dengan suhu rendah dan tekenan udara juga rendah, tidak bisa memulihkan diri dan perlahan akan mati.

Kemudian pada 1992, saat Sovyet sedang gundah dibawah Gorbachev berubah menjadi kapitalis, Balyberdin mendaki K2. Walau dirundung kegundahan, dan pendakian sudah tidak didukung pemerintah sebagaimana sebelumnya, tim peralihan Sovyet ke Rusia ini berhasil menempatkan tujuh pendaki di puncak tertinggi kedua bumi, yang disebut para pendaki yang pernah kesana, tersulit untuk gunung 8.000meter. (ads/berbagai sumber)

Foto utama: Anatoly Boukreyev dan Vladimir Balyberdin di Everest Basecamp, 1991 (Dan_Mazur)

Similar Posts