wissemu capai vinson massif

JAKARTA – Tim WISSEMU (The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Unpar) berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di Puncak Gunung Vinson Massif (4.892 mdpl). Tim berhasil mencapai puncak pada Rabu, 4 Januari 2017 pukul 23.48 waktu setempat (Kamis, 5 Januari 2017 pukul 09.48 WIB).

“Puji Tuhan udah summit. Jam 11.48 malam summitnya,” ujar Mathilda melalui telepon satelit yang dipublikasikan di akun Instagram @ina7summits.

Tim pendaki yang terdiri dari Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari berangkat menuju Antartika pada 29 Desember 2016. Keduanya tiba di Low Camp (2.750mdpl) setelah berjalan 9kilometer atau selama tujuh jam dari basecamp Vinson Massif. Sempat membangun kemah di Low Camp selama dua hari, tim melanjutkan pendakian ke High Camp selama sepuluh jam dan menunggu cuaca baik untuk summit keesokan harinya (4/1).

Mathilda juga melaporkan cuaca sepanjang perjalanan menuju puncak Vinson Massif cerah. Menurutnya, matahari cukup hangat meskipun angin makin kencang seiring ketinggian tempat yang makin bertambah. Vinson Massif memang gunung yang tak mengenal siang dan malam karena matahari bersinar 24 jam di Antartika.

Ia menutup sambungan teleponnya dengan berujar “Keberhasilan mengibarkan bendera merah putih di puncak tertinggi Benua Antartika merupakan persembahan bagi persatuan Bangsa Indonesia.”

Dengan pencapaian ini, Tim WISSEMU menjadi perempuan Indonesia pertama yang menapakkan kakinya di puncak tertinggi Benua Antartika. Kini, tinggal dua gunung lagi, Denali di Benua Amerika dan Everest di Benua Asia, yang akan mengantarkan Tim WISSEMU menjadi seven summiter. (uli)

Similar Posts