Tim Indonesia Asia Ultra Rogaining 2016

JAKARTA – Satu lagi kabar gembira datang dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang memiliki prestasi tingkat internasional. Untuk pertama kalinya Tim Indonesia berpartisipasi dalam kejuaraan internasional Asia Ultra Rogaining 2016 yang diselenggarakan di negeri Jiran Malaysia. Rogaining adalah olahraga turunan dari olahraga orienteering, yaitu olahraga kompetisi beradu kecepatan dalam mencapai titik koordinat dengan menggunakan kemampuan navigasi dalam menggunakan peta dan kompas, hanya saja rogaining  di lakukan secara long distance/jarak jauh untuk medan perlombaannya.

Indonesia di Asia Ultra Rogaining 2016Dalam ajang Asia Ultra Rogaining 2016 yang berlangsung pada 22-24 Juli 2016  diikuti oleh 42 tim yang berasal dari beberapa negara di Asia diantaranya adalah Indonesia, Malaysia dan Jepang.  Lokasi penyelenggaraan, Bagan Datoh – Perak, Malaysia merupakan kawasan perkebunan sawit dan kelapa terbesar yang ada di kawasan pesisir laut. Jarak tempuh untuk kejuaraan ini totalnya mencapai 100 km dengan batas waktu maksimal adalah 24 jam dimana sepanjang rute tersebut peserta harus menemui 20 titik kontrol.

Indonesia di Asia Ultra Rogaining 2016

“Ini adalah pertama kalinya Indonesia ikut dalam kejuaraan Rogaining tingkat dunia, dan saya membentuk 2 tim yang mewakili  Indonesia dengan nama Garuda Team dan Merah Putih Team,” ujar Fico Azhari selaku ketua tim Rogaining. Tim Indonesiaterdiri dari 4 orang yang sudah berpengalaman dalam kegiatan orienteering maupun aktivitas outdoor dan adventure lainnya, dimana keempatnya merupakan anggota Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) EKA CITRA Universitas Negeri Jakarta. Komposisi untuk Tim Garuda diisi oleh Fico Azhari dan Widhyas Assyifa, sedangkan untuk Tim Merah Putih  di isi oleh Ali Ataya dan Andra Winaningtyas. “Komposisi ini saya bentuk sesuai dengan kemampuan dan kepiawayan yang mereka miliki, dengan harapan tim Indonesia mampu menyelesaikan kejuaraan rogaining ini sampai garis finish” ujar Fico saat technical meeting.

Mengingat ini adalah pengalaman pertama, target utama tim adalah untuk menyelesaikan kejuaraan ini hingga garis finish tanpa adanya kendala di tengah jalan sesuai waktu yang telah ditentukan.  Tim Indonesia mencapai garis finish dalam waktu tempuh 21 jam. “Ini adalah pengalaman baru yang luar biasa, menyerah tidak akan mengetahui sejauh mana kemampuan diri sendiri dan benar-benar menguji mental dengan jarak tempuh sejauh itu,” kata Widhyas.

Walaupun belum mencapai podium juara, tetapi pencapaian ini patut diapresiasi mengingat pengalaman pertama keikutsertaan Indonesia di ajang kejuaran dunia Rogaining. Keempat peserta berharap langkah ini tidak terhenti sampai disini, tetapi ke depan kita semua dapat berlatih lebih giat lagi dan mengajak rekan-rekan penggiat outdoor lainnya untuk berpartisipasi dalam kejuaran-kejuaraan internasional dalam upaya mencapai prestasi-prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Keberangkatan Indonesia Rogaining Team ini tidak luput dari dukungan dan kerjasama yang dilakukan oleh berbagi pihak, khususnya produk outdoor dan adventure Consina Indonesia yang telah mendukung kebutuhan peralatan tim selama mengikuti kejuaraan. (rm)

Similar Posts