Jakarta – “Saya sangat gembira saya berhasil turun dari K2, dan kembali di kemah induk dengan selamat,” ujar Andrezj Bargiel yang berusia 30 tahun. Ia menekankan kegembiraannya karena K2 gunung yang sulit. “Saya sangat gembira, sejujurnya, ini percobaan kedua saya, saya senang tidak perlu kembali lagi.”

Walau K2 memang sulit dengan hampir seperempat jumlah keberhasilan pendakian diimbuh dengan korban fatal. Sejak dicapai pada 1954, baru 300pendaki yang berhasil dan 77 diantarnya gugur. Ini bukan berarti Bargiel takut. Andrezj Bargiel  anak ke sembilan dari 11 bersaudara. Ia memiliki proyek pendakian yang disebut Sunt Leones atau Disini Ini Singa dalam bahasa Latin.Proyek ini adalah mendaki gunung tertinggi di bumi, yakni 14 puncak diatas 8.000meter, dan menuruninya dengan ski.

Sebelumnya pada 2013 Bargiel mendaki Shishapangma (8.031m) sebagai gunung 8.000perdananya. Bargiel juga mendaki lima puncak tertinggi di bekas Uni Sovyet yang  disebut Snow Leopard sebagai penghargaan Sovyet bagi siapa yang pernah melakukannya. Ini didaki Bargiel dalam waktu kurang dari 30hari. Rekor tercepat sampai kini yang diraih pemenang lomba ski jumping Polandia.

Saat turun Bargiel melalui beberapa rute pendakian K2. Ia turun melalui jalur pendaki Slovenia,Tomo Cesen yang dibuat tahun 1986. Setelah itu ia menyeberang melalui rute sulit yang disebut Messner Traverse. Kemudian mencapai punggungan tipis yang merupakan jalur pendakian Polandia disebut Polish Line atau Jalur Polandia. Jalur spektakuler ini dibuat oleh rekan senegaranya Jerzy Kukuczka dan Tadeusz Piotrowski. Piotrowski meninggal saat turun setelah berhasil mencapai puncak K2.

Bahkan saat berada di medan salju, Bargiel kesulitan. Medan salju yang dilaluinya dipenuhi lubang-lubang yang disebut crevasse. Ia juga harus menunggu kabut menghilang ketika hendak start di puncak dan saat berada di kemah antara. Namun akhirnya pada Minggu petang pukul 7:30 Andrezj Bargiel berhasil mencapai basecamp. (ads/www.redbull.com)

Foto Utama:

Andrezj Bargiel (30tahun) anak kesembilan dari 11 bersaudara. Pada Minggu (22/7) ia menjadi orang pertama turun ski dari puncak K2. (Marek Ogień/Red Bull Content Pool)

Similar Posts