Jakarta – Sebanyak 23 mobil rumah menempuh perjalanan dari Eropa menuju Australia. Bergerak dari Bern, Swiss, kelompok kendaraan ini menyeberangi Rusia, negara Asia Tengah ke China dan sempat berbalik arah ke Nepal, India untuk lanjut melalui Myanmar ke Vietnam, Thailand, Malaysia dan sekarang berada di Indonesia. Tujuan akhirnya di Darwin Australia yang akan dicapai menyeberang dari Timor Leste.

Rombongan pertama berkumpul di Riga, ibukota Latvia pada akhir Agustus 2017. Wisata petualangan kendaraan antar benua ini  dikelola biro perjalanan wisata Jerman, Abenteouro Osten dan bekerjasama dengan Sea Bridges. Kedua usaha ini mengkhususkan diri pada perjalanan mobil rumah.

Setelah Riga rombongan menuju Moscow, Rusia dan lanjut ke Asia Tengah Lanjut ke China. Perjalanan ini dilakukan pada September, Oktober November 2017. Dari China ke Asia Tenggara: Vietnam. Laos pada November hingga Desember 2017. Mereka jeda dan di Nepal Bhutan India Myanmar pada Maret dan April serta Mei 2018 awal mencapai Bangkok. Pada awal Juni rombongan menyeberang ke Sumatera dari Malaysia. Mereka tiga hari lalu berwisata di Prambanan Jogyakarta dan kemarin Minggu (1/7) di Jawa Timur menengok Bromo.

Rute Perjalanan Eropa Australia (sumber:abentetourosten)

Komunitas kendaraan double cabin di Semarang sempat menyambut rombongan yang diantaranya pengemudi perempuan usia lanjut seorang diri. Bahkan pengemudi lainnya pria disabel yang menggunakan kursi roda. Komunitas doublecabin Bali akan menyambut rombongan mobil rumah saat tiba di sana.

Mobil rumah yang biasa disebut Recreational Vehicle atau RV di Amerika. Juga kadang kala disebut Camper. Rekreasi berkenderaan sekaligus tempat bermalam populer di negara dengan jalan-jalan lebar dan memiliki fasilitas lokasi perkemahan yang menyediakan sarana listrik dan air. Mobil rumah biasanya memiliki saluran untuk menyambungkan listrik dan air dari luar. Sedangkan di Semarang mereka parkir di lapangan cornblock. (ads/berbagai sumber)

Foto Utama:

Rombongan Mobil Rumah saat berhenti di Semarang, Jawa Tengah, di parkir di lapangan cornblock, tidak seperti di kawasan yang memiliki RV park. (do. Anton Bayu Samudra)

Similar Posts