klarifikasi UII

JAKARTA – Pihak Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta mengeluarkan pernyataan resmi terkait meninggalnya tiga mahasiswa setelah mengikuti kegiatan The Great Camping Pendidikan Dasar Pencinta Alam di Lereng Selatan Gunung Lawu pada 13-20 Januari 2017. Dalam pernyataan resmi tersebut, ada lima poin yang disampaikan. Dari kelima poin tersebut, poin utamanya adalah membenarkan adanya tindak kekerasan yang dialami peserta selama kegiatan berlangsung.

Seperti tercantum dalam poin dua yang menyatakan bahwa ditemukan indikasi kekerasan yang dilakukan oleh oknum. Dugaan ini diperkuat dengan pengakuan salah satu peserta yang tidak disebutkan namanya. Temuan awal ini digunakan oleh tim investigasi yang dibentuk untuk menindaklanjuti dan mengevaluasi kegiatan kemahasiswaan yang berprinsip anti-kekerasan.

Selain itu, pihak UII juga menyilakan pihak keluarga menempuh jalur hukum apabila dirasa perlu. Hal ini dimaksudkan karena kapasitas tim investigasi yang hanya terbatas pada ranah internal UII. Pihak UII berkomitmen untuk melancarkan jalannya proses penyelidikan oleh pihak yang berwenang dan tidak akan menghalangi jalannya proses.

Usaha antisipasi dampak lanjutan juga dilakukan oleh pihak UII yakni dengan cara komunikasi intensif serta melakukan pemeriksaan menyeluruh kepada 34 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Jika ditemukan indikasi yang tidak wajar pada kondisi kesehatan peserta, pihak UII bersedia untuk memfasilitasi secara penuh.

Dan sebagai upaya untuk memfasilitas segala hal yang berkaitan dengan kejadian ini, pihak UII menyiapkan crisis center yang dapat dihubungi setiap saat. Nomor-nomor yang dapat diakses antara lain 081367771999 (Karina), 082226576307 (Muzayin), dan 0817200283 (Mutia). (fir)

Foto utama: Gunung Lawu (sumber: kaskus.co.id)

Similar Posts