geopark ciletuh

JAKARTA – Kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi, rencananya akan diperluas. Saat ini, taman wisata yang telah diakui sebagai geopark nasional pada 2015 lalu memiliki luas sekitar 35hektare. Selain untuk memaksimalkan potensi wisata Geopark Ciletuh, proyek perluasan ini diharapkan bisa mendorong taman wisata alam nasional ini menjadi Global Geopark yang diakui UNESCO pada 2017.

“Jika tidak ada perluasan wilayah dirasa sulit Geopark Nasional Ciletuh bisa diakui sebagai Global Geopark. Sehingga dari Ujung Genteng sampai Ciptagelar, nantinya jadi UNESCO Global Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu,” jelas Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar.

Curug Sodong di Kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi.
Curug Sodong di Kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi.

Untuk memaksimalkan potensi Geopark Ciletuh, Deddy Mizwar menyatakan pihaknya telah mengeluarkan pergub dan kepgub untuk membentuk badan pengelola Geopark Ciletuh. Badan pengelola yang terdiri dari unsur pemerintah provinsi, pemerintah Kabupaten  Sukabumi, para ahli, hingga tokoh masyarakat, akan bertugas menjaga dan menggali kembali potensi yang dimiliki Geopark Ciletuh. Badan pengelola juga diharapkan menggelar kegiatan secara berkala untuk ajang promosi.

Pengembangan Geopark Ciletuh menurut Deddy juga telah didukung dengan pembenahan infrastruktur. Salah satunya dengan kehadiran Bandara Citarata. “Bandara Citarata jadi kebutuhan mendasar geopark ini berskala internasional,” tutur Deddy. Ia juga tidak lupa menyebutkan pemberdayaan masyarakat sekitar untuk menunjang pengembangan Geopark Ciletuh. Menurutnya, masyarakat perlu dididik untuk siap mengelola wisata bertaraf internasional “Itu penting. Jangan sampai masyarakat jadi premanisme.” (uli/sumber: anataranews. com)

Similar Posts