Pencarian Dihentikan

JAKARTA – Kyle Dempster (33) dan Scott Adamson (34) adalah dua pendaki brilian Amerika Serikat. Mereka telah menorehkan prestasi dari Alaska hingga Himalaya. Pada 26 Agustus 2016, lalu keduanya seharusnya kembali ke Kemah Induk di glasier Choktoi, di kaki puncak Ogre II, deret pegunungan Bainta Brak, Pakistan. Badai salju menyelimuti kawasan ini hingga setelah laporan dari juru masak keduanya di kemah induk diterima, pencarian tidak bisa dilakukan.

pendaki Amerika Serikat hilang
Scott Adamson saat mendaki di Alaska pada 2004 (Dok. American Alpine Journal)

Pencarian baru dilakukan pada hari Minggu (4/9), kemarin, ketika cuaca membaik. Pilot dua helikopter militer Pakistan berkali-kali menyapu kawasan kemungkinan mereka turun. Tanpa hasil.

Menurut laporan yang disampaikan perwakilan sponsor para pendaki, Jonathan Thesenga, juru masak di basecamp sempat melihat dua cahaya lampu senter kepala mereka sudah setengah jalan ke puncak Ogre II. Dempster dan Adamson meninggalkan kemah induk pada 21 Agustus. Penampakan yang dilaporkan juru masak adalah pada 22 Agustus, sehari setelahnya.

Melalui Thesenga, yang merupakan manajer global untuk Black Diamond, pembuat perlengkapan pendakian berbasis di Utah, Amerika Serikat (AS), pihak keluarga mengumumkan untuk penghentian pencarian. Sebelumnya mereka meminta bantuan pencarian kepada pihak berwenang di Pakistan.

Keputusan ini diambil dengan berat hati, namun didasarkan pendapat para tim SAR dan para ahli. Waktu yang  cukup lama telah lewat sejak mereka terakhir dilihat dan rencana kembali ke kemah induk. Cuaca yang buruk menyebabkan pencarian mengandung resiko untuk kemungkinan selamat yang tidak besar.

pendaki Amerika Serikat hilang
Kyle Dempster (tengah) saat memenangkan Piolet d Or untuk kedua kalinya pada 2012. (Dok. 4sport.ua)

Kedua pendaki muda ini dianggap sebagai pendaki terkemuka untuk generasi kini. Keduanya berasal dari Utah. Dempster dua kali dianugerahi Piolet d’Or,  atau Kapak Salju Emas. Kapak Salju Emas diberikan tahunan sejak 1991 oleh majalah pendakian Perancis Montagnes dan perkumpulan pendaki terkemuka Groupe de Haute Montagnes (GHM).  Dempster menerima pertama kali pada tahun 2010 untuk pendakian rute baru di Xuelien Barat di Pegunungan Tien Shan (China). Ia kembali meraih penghargaan yang juga diberikan kepada Reinhold Messner, Sir Chris Bonington, Walter Bonatti dan Doug Scott diantara lain, untuk pendakiannya melalui punggungan tenggara dan sisi selatan Ogre I pada 2012.

Dempster dan Adamson membuat jalur baru di Ogre II yang petama didaki di 1980 oleh tim Korea melalui rute yang lebih mudah. Tahun lalu, keduanya sudah menjajal puncak ini dan berakhir dengan mengenaskan. Adamson patah kakinya setelah jatuh 30meter lebih. Kedua mereka jatuh lebih dari 100meter ketika mencoba turun dari upaya pendakiannya kala itu. Mereka menilai bahwa mereka sudah mendapatkan banyak pengalaman dari pendakian sebelumnya hingga tahun ini mereka akan berhasil. Demikian diungkapkan Thesenga kepada AP, kantor berita AS. (ads)

Foto utama: Kedua puncak Ogre 1 (kiri) dan Ogre 2 (kanan) gunung 6000meter lebih di deretan Baintha Brakk, Pakistan. (dok. Jeff Relph)

Similar Posts