Bunaken

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (sulut) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado mencanangkan program ‘Save Bunaken’ di 2016 ini. Salah satu taman laut kebanggaan Indonesia ini memang dalam kondisave bunakensi mengkhawatirkan akibat sampah industri Manado. Jumat (29/4), Pemprov Sulut, TNI/POLRI, dan LSM lingkungan mengadakan kegiatan pembersihan sampah di pesisir Bunaken.

Kegiatan bersih pantai menjadi kegiatan pembuka program ‘Save Bunaken’. “Pencanangan Save Bunaken 2016 adalah komitmen kami gubernur dan wakil gubernur membangun Sulut melalui pariwisata,” kata Olly Dondokambey, Gubernur Sulawesi Utara.

“Kegiatan ini akan berlangsung setiap bulan. Nah diharapkan mendorong masyarakat berperan aktif mengurangi pencemaran dengan tidak membuang sampah dan menjaga wilayah pesisir,” tambahnya. Selain menjadikan Bunaken lebih bersih, Olly optimistis kegiatan ini akan menambah semangat kebersamaan dan kecintaan lingkungan, dan tentunya rasa tanggung jawab untuk melestarikan Taman Laut Bunaken.

Taman Nasional seluas 89.065 hektare ini terkenal memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi. Selain berfungsi sebagai habitat bermacam spesies makhluk laut, Bunaken juga berfungsi untuk mendukung kehidupan dan penghidupan masyarakat setempat, serta untuk pengembangan pariwisata alam di daerah Sulawesi Utara.

‘Save Bunaken’ juga akan melakukan rehabilitasi transplantasi terumbu karang dan penanaman mangrove. Sedangkan untuk edukasi dan pengembangan masyarakat, ‘Save Bunaken’ akan melakukan sosialisasi dan kampanye sadar bersih lingkungan kawasan pesisir pantai laut, serta penyerahan perahu pengangkut sampah kepada forum masyarakat peduli Taman Nasional Bunaken. (uli/sumber: antaranews. com)

Similar Posts