data wisatawan nusantara

JAKARTA – Pariwisata merupakan satu dari lima Prioritas Pembangunan Kabinet Kerja Jokowi. Sasaran pariwisata adalah 20juta wisatawan asing pada 2019. Sementara jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) diharapkan mencapai 275juta.  Demikian dipaparkan Ratna Suranti, Asisten Deputi Strategi Pemasaran Wisata, Kementerian Pariwisata.

Dari sasaran ini diharapkan devisa yang dihasilkan Rp240triliun, yang merupakan 8% kontribusi pada Pendapatan Domestik Bruto nasional. Sasaran itu juga akan berarti 13juta tenaga kerja terserap dari Pariwisata. Data ini diungkapkan Ratna Suranti, Maret 2016 di Bandung, Jawa Barat,

data wisatawan nusantara
Wisatawan saat Gerhana Matahari Total Maret 2016 (sumber:print.kompas.com).

Dalam rencana strategis Kementerian Pariwisata dalam mencapai sasaran portofolio produk dibagi tiga bagian, alam (35%), budaya (60%) dan man made atau buatan (5%). Ini artinya dari 20juta wisatawan mancanegara (wisman), 7juta pada wisata alam. Sedangkan wisnus (wisatawan nusantara) mencapai 84juta perjalanan.

Sedangkan wisata petualangan, mendaki, menyusur gua atau  sungai, dan sebagainya, dicanangkan 20% dari wisata alam. Artinya pariwisata nasional akan melayani para petualangan asing sebesar 1,4juta pelancong. Sedangkan wisnus yang bertualang diharapkan mencapai 16,8juta orang.

Program kegiatan yang dilakukan Kemenpar dalam rangka mencapai sasaran 2016 sebesar 15juta wisman dan 260juta perjalanan wisnus, antara lain mendukung 10 even besar 2016. Diantaranya Festival Grebeg Sudiro pada Januari, Dukungan wisata religi Dzikir Nasional pada Februari, wisata alam Gerhana Matahari Total pada Maret, Festival Tambora pada bulan April. Dua diantara event nasional yang mencakup wisata petualang adalah Lake Toba Ultra pada September dan Musi Triboatton November 2016. (ads/rilis Kemenpar)

Foto utama: Wisnus petualangan di Puncak Jaya bagian dari target wisata petualangan 2016.

Similar Posts