Jakarta- Bangun pagi pukul 6.45 di Bali, Lombok, pada Minggu (28/7) lalu dikejutkan dengan gerak bumi. Gempa berkekuatan 6,4SR bersumber dari utara Pulau Lombok. Perlahan berita dan sosial media mengabarkan akibat gempa. Rumah runtuh, korban meninggal, dan terjebaknya para pendaki di Gunung Rinjani (3.726m).

Akibat gempa BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) 16 meninggal dan 355 luka serta 1.453rumah rusak di Lombok. Di antaranya menurut komunikasi di kalangan Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) juga rumah rumah di desa Senaru, milik beberapa pemandu gunung dan rekan porter yang bertugas mengantar pendaki ke puncak Rinjani

Data yang dikeluarkan Taman Nasional Gunung Rinjani, mencatat 826 pengunjung pada akhir pekan di bulan Juli ini. Rinjani merupakan destinasi hiking yang populer baik untuk pendaki Indonesia maupun wisatawan asing. Data dari Desa Sembalun, pintu masuk utama Rinjani bersamaan dengan Senaru, mencatat 358 warganegara asing dan 166 warga Indonesia melalui gerbang.

Setelah gempa video runtuhnya lereng Rinjani beredar. Bersamaan juga para pendaki mulai turun. Puluhan dan ratusan berhasil keluar pada Minggu siang.Berita terjebaknya pendaki pun muncul karena jalur pendakian longsor di beberapa tempat. Sekitar 500pendaki terjebak di Segara Anak, danau kawah Gunung Rinjani.

Mereka yang terjebak pun bisa keluar ketika tim gabungan SAR yang terdiri dari relawan, TNI, dan petugas TNGP serta BNPB membantu evakuasi. Namun sampai Selasa pagi masih beredar permohonan evakuasi dari tiga personil Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKKP) Jakarta atas nama Bagus, Sri Suharti dan Elin. Akhirnya pada Selasa (31/7) siang kabar keberhasilan evakuasi mereka keluar.

Foto terakhir Siti Nur Iesmawida Ismail berada di Puncak Rinjani (dok. utusan.com)

Dibalik cerita bahagia juga di Gunung Rinjani terjadi musibah fatal. Dua pendaki menjadi korban gugur akibat longsor. Seorang perempuan Malaysia Siti Nur Iesmawida Ismail  (kelahiran 1988) meninggal setelah mendaki Rinjani dan sempat memposting keberhasilannya di akun Facebook, dengan menuliskan I DID IT. Ia juga memgunggah gambar diri  dengan selempang kuning Malaysia Tumpah Darah ku.

Amrullah ayah korban gugur akibat gempa di Rinjani menunjuk foto wisuda Ainul (dok. celebes online)

Pendaki lain yang gugur di Rinjani berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Muhammad Ainul Takzim berusia 25tahun. Ainul alumnus Akademi Keperawatan (Akper) Makassar tahun 2014. Menurut keterangan ayah korban, Amrullah, Ainul tidak tergabung dalam organisasi pencinta alam, namun sangat menggemari mendaki hingga memiliki banyak teman di berbagai kawasan pendakian. Demikian dikutip dari Jawa Pos. (ads/berbagai sumber)

Foto Utama.

Helikopter digunakan dalam evakuasi pendaki yang terjebak di Segara Anak. Saat korban personil LKKP Jakarta berhasil keluar ( dok. APGI/Yadoet)

Similar Posts