Jakarta – Projek Konservasi Orang Utan Gunung Palung, telah berusia 22 tahun sejak didirikan Dr Cheryl Knott. Projek yang berada di Taman Nasional Gunung Palung, Kalimantan Barat, bertujuan melestarikan orangutan dan habitatnya. Projek ini termasuk satu dari tiga yang memperoleh donasi dana dari Adventure Travel Conversation Fund (ATCF) yang baru tahun lalu didirikan Adventure Travel and Trade Association. (ATTA).

Ketiga proyek penerima dana ini secara berkala melaporkan perkembangan mereka. Projek Konservasi Orang Utan Gunung Palung yang memilih nama dalam Inggris disingkat GPOCP, telah berhasil menyusun 15 program pendidikan yang telah mencapai ke 1.275peserta. Projek juga memfasilitasi 40media untuk peningkatan pemahaman masyarakat lokal  untuk mengubah pola hidup yang lebih mendukung kelestarian. GPOCP juga memberikan pelatihan pertanian organik, pembuatan kerajinan tangan dari bahan non kayu hutan.

Dana perdana yang dibagikan ATCF USD 76.500 yang dibagikan kepada GPOCP, Volcanoes Safaris Partnership Trust (VSPT), dan WILDCOAST, VSPT menghubungkan resor mewah di gunung api Uganda dan Rwanda dengan masyarakat lokal. WILDCOAST lembaga swadaya masyarakat (lsm) yang melakukan konservasi bahari di pesisir Pasifik Meksiko. Ketiga lembaga penerima donor ini dinilai ATTA berhasil. (ads/Adventure Travel News)

Foto Utama:

Orangutan di Taman Nasional Gunung Palung, Kalimantan Barat. Orangutan kerap menjadi korban karena perubahan lahan menjadi kawasan perkebunan. (dok. Adventure Travel News/GPOCP)

Similar Posts