konservasi laut

JAKARTA – Kawasan konservasi laut terbesar dunia disepakati di Laut Ross, Antartika. Kawasan yang disepakati 24 negara dan Uni Eropa mencapai 1,57juta kilometer persegi. Laut Ross merupakan tempat naiknya nutrisi dari laut dalam ke permukaan, dan tersebar ke seluruh penjuru bumi. Laut Ross juga sumber bagi krill, pakan untuk  ikan paus dan anjing laut. Oli yang dihasilkan dari krill merupakan kebutuhan kritis bagi pembudidayaan ikan salmon. Kesepakatan ini, walau Antartika berbatasan dengan wilayah Indonesia tidak menyertakan Republik Indonesia.

Usulan membuat kawasan konservasi laut berasal dari Selandia Baru dan Amerika Serikat (AS). Konservasi laut berarti “no take zone” di mana pun, termasuk kehidupan laut dan mineral tidak bisa diambil.

Negosiasi sudah berlangsung lama di Commission for the Conservation of Antarctic Marine Living Resources (CCAMLR). Kompromi yang dicapai adalah akan ada zona yang diperbolehkan pengambilan krill dan tooth fish untuk tujuan penelitian.

konservasi laut
Peta Kawasan Konservasi Laut Ross Antartika (sumber: BBC/Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru)

Sampai pencapaian kesepakatan pada 28 Oktober lalu, Rusia yang paling belakang menyepakati. Presiden Rusia, Vladimir Putin, menetapkan 2017 sebagai tahun ekologi dan Rusia baru saja menetapkan kawasan konservasi laut di Kutub Utara di Franz Josef Land. Sedangkan China menginginkan penetapan kawasan selama 20 tahun, namun akhirnya disepakati untuk 35 tahun.

Salah satu hambatan tercapainya kesepakatan adalah kemungkinan proposal Selandia Baru dan AS menjadi preseden dalam penetapan kawasan konservasi di laut lepas.  Paling utama adalah di Kutub Utara. Memang diakui Perserikatan Bangsa Bangsa  bahwa ini adalah langkah untuk mengembangkan kesepakatan keanekaragaman hayati bahari (marine biodiversity treaty). Indonesia sendiri tidak tergabung dalam CCAMLR. Namun sebagai negara kepulauan dengan pantai terpanjang kedua di dunia, kesepakatan dunia mengenai laut, apalagi mencakup tetangga sendiri, perlu untuk kita terlibat. (adiseno/berbagai sumber)

Foto utama: Penguin Adelie yang menghuni kawasan Laut Ross mencapai 38 persen. Perlindungan kawasan laut selama 35 tahun dapat melestarikan satwa unik seperti burung petrel dan ikan paus minke. (Chris Linder/icestories.exploratorium.edu/)

Similar Posts