Kecelakaan Panjat

JAKARTA – Ilham Purnama Riswanur (17), peserta kegiatan Cakrabhuwana Climbing Competition terjatuh dari ketinggian 12 meter pada Selasa (19/4). Hal ini disinyalir terjadi akibat kelalaian panitia yang tidak memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan peserta saat lomba berlangsung. Hingga kini, Ilham masih dirawat di RSUD Cianjur.

Kecelakaan panjatSeorang saksi mata, Arif Aryanto (17) mengatakan bahwa korban terjatuh saat jelang puncak dinding panjat. “Jadi begitu sampai atas, dia menggelantung di tali, tapi pengamannya lepas dan langsung jatuh,” tutur Arif. Panitia lomba dan guru sekolah menyatakan kecelakaan panjat ini baru pertama kali terjadi dalam kegiatan lomba panjat tahunan SMAN 1 Cianjur. “Baru pertama kali, sebelumnya lancar-lancar saja,” kata Cece Suhandi, guru kesiswaan.

Kegiatan lomba ini dikabarkan belum mendapat izin dari KONI Kabupaten Cianjur. Menurut Eka Merdeka, pengurus KONI Kabupaten Cianjur, panitia acara sempat mengirimkan surat pada 30 Maret lalu, tapi hanya berupa surat peminjaman alat. “Permohonan (peminjaman alat) itu juga belum dijawab oleh pihak KONI, apakah boleh atau tidak. Selain peminjaman, harus juga dilengkapi izin dari KONI, dan izin itu belum ada,” kata Eka.

Selain izin, Eka juga menyayangkan tidak adanya pihak profesional yang terlibat dalam kegiatan ini. “Kejadian seperti ini yang kami khawatirkan terjadi. Kami sudah sering ingatkan, tempuh prosedur resmi dulu. Administrasinya lengkapi. Selain itu, libatkan seseorang yang memang profesional supaya bisa dipastikan keamanannya. Tidak lupa juga pastikan perlengkapan sesuai standar,” jelasnya. (uli/sumber: cianjurekspres.com)

Similar Posts