Jakarta – Minggu (13/5) siang tim pelatnas FPTI meraih dua perak dan satu perunggu pada final Speed World Record di IFSC World Cup Taian, China. Dalam udara panas dan lembab seperti di Indonesia, tim Federasi Panjat Tebing Indonesia kembali menerbitkan harapan meraih dua emas di Asian Games Jakarta Palembang, Agustus mendatang.

FPTI menjanjikan dua medali emas dari nomor speed pada perhelatan antar negara Asia di mana panjat tebing atau sport climbing akan dipertandingkan untuk pertama kali pada tingkat Asia Olimpic Games.

Sabri dari Indonesia harus mengakui kekalahan dari Bassa Mawem atlit Perancis dipecundangi 0.07detik. Mawem meraih waktu 5.68detik sementara Sabri 5.75detik saat menghentikan waktu pada final. Aspar Jaelolo yang pada seri sebelumnya di Chongqing mempersembahkan perak harus pulang tanpa bertarung karena melakukan false start.

Sejak 2018, kesalahan melakukan start dianggap gugur. Dimitrii Timofeev dari Rusia meraih perunggu. Padahal selama babak kualifikasi, perdelapan final dan semi final Aspar selalu mencatat waktu dibawah 6detik.

Sari Agustina peraih perak pada IFSC World Cup Taian, China. (dok. SuaraMerdeka)

Konsistensi menjadi kunci keberhasilan tim nasional Indonesia. Di kategori putri, Indonesia menempatkan dua atlit pada semi final. Artinya sama dengan tim putra yang menempatkan Sabri dan Aspar. Aries Susanti Rahayu dan Sari Agustina masuk perempat final.

Aries Susanti peraih emas di World Cup seminggu lalu di Chongqing harus mengakui keunggulan rekannya Sari Agustina. Pada final kecil merebut perunggu Aries Susanti Rahayu berhasil memperlihatkan kualitas emasnya dengan mengalahkan Anna Brozek dari Polandia. Sari Agustina harus mengakui keunggulan Anouck Joubert dari Perancis juara dunia 2016 dan 2017.  Beda hanya 0.12detik saat Joubert yang pernah menyamai rekor dunia menghentikan waktu pada 7.62detik sementara Sari pada 7.74detik. Rekor dunia untuk putri adalah 7.32detik yang dipegang oleh Iuliia Kaplina dari Rusia.

Hasil ini menunjukan di Asia, tim Indonesia masih berada teratas sampai saat ini untuk Speed World Record.  (ads/ sumber IFSC)

Foto Utama:

Aspar Jaelolo dan Sabri (08/10/2017) pernah meraih podium perak dan perunggu Climbing World Cup di Wujiang, China. Tahun ini di Taian Sabri meraih Perak dan Aspar terkena false start. (dok FPTI/Indosport)

Similar Posts