Jakarta – Pekan ini dua lokasi di Indonesia mendapat pengakuan Geopark. Kawasan Gunung Rinjani dan Ciletuh pada Kamis (12/4) lalu di Paris, Perancis ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) pada sidang UNESCO Executive Board.

Pengesahan predikat disampaikan pada sidang ke-204, Komisi Programme and External Relations,. Selain Rinjani dan Ciletuh, UNESCO juga mengesahkan 12 geopark dari 11 negara sebagai UGG. Manager Geopark Rinjani Chairul Mahsul menjelaskan bahwa kawasan tercakup hingga lokasi penyelaman di Gili Trawangan. “Jejak letusan Gunung Rinjani memang sampai kesana,”jelasnya.

Penetapan Global Geopark ini umumnya berdampak meningkatnya kunjungan wisatawan. Demikian yang diharapkan Menteri Pariwisata, Arief Yahya. Menurutnya, China dan Korea berhasil menetapkan Geopark dan di Yunthaisan dari semula pada tahun 2000 dikunjungi 200ribu naik jadi 1,25juta kunjungan.

Sementara itu Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bersiap dengan mengedarkan surat pengumuman bernomor PG.523/T.39/TU/KSA/04/2018 tentang Pendataan dan Legalisasi Pemandu Gunung Rinjani. Surat ini meminta pada semua portir maupun pemandu untuk mendaftarkan diri ke Forum Porter Guide Rinjani di Kantor Resort TNGR . Ijin membawa wisatawan bagi portir  maupun pemandu yang terdaftar mulai diberlakukan pada 1Juni 2018 mendatang. (ads/berbagai sumber)

Foto Utama:

Puncak Gunung Rinjani dari Sembalun. Gunung strato ini pernah meletus dengan dahsyat pada 1257 hingga jejak letusan mencapai Gili Trawangan di Selat Lombok. (adiseno)

Similar Posts