Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan kepada Forum Siswa Pencinta Alam (Sispala) bahwa Sispala wadah yang positif. Pernyataan ini disampaikan pada audiensi Forum Sispala, alumni Sispala, dan anggota aktif pada Jumat (13/4) lalu di Balai Kota. Forum Sispala berkunjung dalam rangka menyampaikan aspirasi atas Pergub No 179 Tahun 2015 dan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta terkait pelarangan/pembatasan kegiatan Sispala.

Forum yang terdiri dari alumni Sispala 1980an, 1900 dan siswa aktif juga menyampaikan adanya larangan kegiatan ekstrakurikuler pencinta alam di berbagai sekolah karena dinilai beresiko tinggi dan sarat tindakan kekerasan. Larangan yang memang terkait dengan peristiwa fatal pada pendidikan dasar Sispala salah satu SMA negeri di Jakarta .

Selain itu Pergub No 179 Tahun 2015  dan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI mencakup pembatasan kegiatan pencinta alam  hanya di sekolah dan di perkotaan.  Padahal media belajar pencinta alam adalah di hutan, gunung, sungai, laut, tebing dan gua.

Adjie Rimbawan (Alumnus Tepepa SMK 26) selaku koordinator menyampaikan pandangan mereka adalah wujud kepedulian para alumni terhadap eksistensi Sispala. Rudi Nurcahyo (Alumnus Sabhawana SMA 3  & Mapala UI) memaparkan tentang tata kelola organisasi dan proses monitoring kegiatan Sispala agar berjalan aman. Sedangkan, Rahman Mukhlis (Alumnus Talam SMA 38 & KMPA Eka Citra UNJ) yang juga Sekretaris Umum Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) menambahkan sudah tersusun draft Standar Operasional Prosedur (SOP), pola pengembangan sumber daya manusia dan silabus kurikulum untuk Sispala. SOP ini akan digunakan sebagai pedoman umum penyelenggaraan seluruh Sispala di Jakarta. Reizza Patters (Alumnus Pattupala SMA 47) menekankan harapan anggota forum agar Gubernur DKI mendukung dan melindungi eksistensi Sispala.

Gubernur Anies Baswedan saat audiensi dengan Forum Sispala menyatakan mendukung eksistensi Sispala dan akan mengubah Pergub No 179 Tahun 2015 dan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta terkait pelarangan/pembatasan kegiatan Sispala. (dok. Forum Sispala)

Anies Baswedan yang juga anggota kehormatan Wanadri, perhimpunan penempuh rimba -pendaki gunung tertua Indonesia, berterima kasih kepada para alumni yang masih peduli . Ia menambahkan pelajar sebagai kaum urban yang sehari-hari beraktivitis di perkotaan harus pergi ke alam, melihat bagaimana kondisi kehidupan di alam, di pedesaan, di kawasan hutan dan pegunungan sebagai sarana refreshing serta dapat menambah pengalaman dan pembelajaran hidup.

Gubernur DKI juga menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh eksistensi Sispala di Jakarta.  Dijelaskan, sebagai ibukota negara maka eksistensi Sispala di Jakarta baik/buruknya akan menjadi barometer eksistensi pecinta alam di daerah lain. Anies berjanji akan mencabut larangan atau pembatasan kegiatan ekstrakurikuler di Jakarta serta merevisi aturan yang ada sesuai saran dan masukan yang sudah diterima. (rahman mukhlis/OCI)

FOTO UTAMA;

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, berfoto bersama dengan Forum SIspala di Balai Kota  DKI Jakarta, pada Jumat 13/4). (dok. Forum Sispala)

 

Similar Posts