Jakarta – Pencarian Andrey Voytech, pendaki yang semula disebut berasal dari Selandia Baru, berakhir mengenaskan. Korban ditemukan meninggal dunia didasar Kali Menek dalam aliran sungai pada Sabtu (7/4) pukul 08.40. Pencarian berlangsung seminggu diawali dari jalur Cuntel di mana motor sewaan korban ditemukan di batas hutan. Berakhir dengan jasad korban diturunkan melalui jalur Cuntel juga untuk dievakuasi ke RS Salatiga.

Korban diberitakan Kompas.com berdasarkan laporan Syahrul Munir ternyata warga negara Slovakia. Pihak berwenang juga sedang menghubungi perwakilan Slovakia untuk mengurus kepulangan jenazah. Lembar identitas korban berhasil ditemukan, memastikan kewarganegaraan Slovakia. Namun dari pemberitaan liputan6.com, pihak berwajib menemukan tiga paspor atas nama Andrey Voytech, selain Slovakia, Selandia Baru dan Kanada.

Foto korban digunakan tim SAR untuk pencarian mereka berasal dari saat korban mencapai Puncak Kenteng, Gunung Merbabu. (dok Basarnas Jateng)

Tim SAR yang menemukan terdiri dari berbagai unsur. Diawali para relawan SAR dari Cuntel dan ketika konfirmasi hilangnya korban pada Minggu (1/4) ditingkatkan menjadi operasi Basarnas. Basarnas dibantu oleh jajaran Koramil Getasan, Polsek Getasan, Granat Rescue, SAR Buser, SAR MTA, Taman Nasional Gunung Merbabu, SAR Rajawali, Prima Paca, dan KORCA. Selama seminggu mereka berupaya dan akhir pekan ini berhasil.

Pihak SAR menduga kejatuhan korban pada lereng 13m akibat disorientasi atau hipotermia, namun tidak dapat memastikan penyebab kecelakaan yang berakibat benturan hebat pada tubuh korban. (ads/berbagai sumber)

FOTO UTAMA:

Evakuasi korban dari Kali Menek Taman Nasional Gunung Merbabu pada Sabtu (7/4) pagi. (dok.Basarnas Jateng)

Similar Posts