Jakarta – Fransiska Dimitri Inkiriwang (Deedee) dan Mathilda Dwi Lestari (Hilda) berhasil mencapai puncak Everest (8.848m).Mereka mencapai puncak tertinggi di bumi pada  05.50 waktu setempat atau pukul 07.05 WIB, Kamis (17/5) pagi tadi.

Dua mahasiswi Universitas Parahiyangan Bandung ini tergabung dalam perhimpunan pencinta alam kampus Mahitala Unpar. Pendakian yang dijuluki Wissemu ini berupaya menempatkan perempuan Indonesia di tujuh puncak tertinggi benua bumi. Keberhasilan mereka sekaligus penuntasannya.

Keduanya menjalani proses aklimatisasi sejak tiba di basecamp pada hampir sebulan lalu di Tibet, China. Ini proses penyesuaian ketinggian karena oksigen, tekanan udara tipis dan suhu dingin. Pada 11 Mei lalu Deedee dan Hilda memulai perjalanannya dari Everest Base Camp (EBC), di ketinggian 5.150 mdpl. Selama tujuh hari dari awal pendakian ditempuh keduanya sampai akhirnya mencapai puncak.

Rektor Universitas Katolik Parahyangan Mangadar Situmorang, mengaku bangga atas capaian prestasi dua mahasiswanya tersebut. “Selamat untuk Deedee dan Hilda. Bangga terhadap dua putri terbaik Indonesia atas capaian di puncak terakhir dari 7 benua, Everest.” Demikian juga Presiden Joko Widodo melalui akun twitternya. (ads/berbagai sumber)

Foto Utama:

Fransiska Dimitri Inkiriwang (Deedee) dan Mathilda Dwi Lestari (Hilda) di kemah induk Everest dari sisi utara di Tibet, China, menjalankan pendakian Seven Summit untuk kebanggaan bangsa dan negara Indonesia (dok. Wissemu/ Mahitala Unpar)

Similar Posts