es antartika mencair

JAKARTA – Pemanasan global semakin mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2016 hingga November, lautan es yang berada di lepas pantai Antartika dan Arktik telah kehilangan sebanyak 3,76 kilometer persegi. Jika disamakan dengan bentuk lain di muka bumi, luas ini lebih besar dari India. Bulan November 2016 juga tercatat sebagai rekor terendah lautan di Antartika dan Artik.

Para ilmuwan mencatat bahwa kenaikan suhu di bagian kutub utara sepanjang 2016 mencapai 20 derajat celcius. Hal ini menjadikan 2016 sebagai tahun terpanas yang pernah tercatat. Sejauh ini, Lautan Es Antartika adalah tempat yang lebih tahan terhadap dampak kenaikan suhu dibandingkan Artik. Tetapi, penurunan cepat juga terjadi di sana sepanjang diamati pada November ini.

es antartika mencair
Jumlah berkurangnya es di Lautan Antartika dalam rentang November 1978-2016 (NSIDC)

“Antartika seperti seekor gajah yang sedang tertidur dan saat ini ia mulai terbangun dan bergerak,” kata Serrez, Direktur US National Snow and Ice Data Centre (NSIDC).

Tak ada dampak positif dari proses melelehnya permukaan es di lautan kutub bumi ini. Sebab, dampak dari hal tersebut adalah lebih banyak lagi es mencair yang menempati ruang dalam air laut. Saat ini, sudah ada lima pulau yang hilang di Pasifik karena muka air laut yang meningkat pada tahun ini. Kejadian ini harus disadari sebagai sebuah kejadian nyata yang akan berdampak luas bagi kehidupan. (fir/ sumber: nationalgeographic.co.id)

Similar Posts