Tim panjat tebing Indonesia untuk lomba combined harus mumpuni di speed, boulder dan lead

Jakarta – Jelang Asian Games atlit panjat tebing Indonesia uji tanding pada World Cup di Moscow, Rusia dan Chongqing  serta Tai’an di China. Atlit speed pelatnas Jogyakarta berangkat pada Selasa (17/4) dari Jakarta. Lomba di Moscow berlangsung pada hari ini (19/4) hingga Senin (23/4). Lomba di Chongqing  pada 5-6 Mei dan di Tai’an pada 12-13 Mei 2018.

Targetnya pecah rekor atau medali emas,” papar Caly Setiawan Pelatih Kepala Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia. Pemecahan rekor dunia nomor speed, yang saat ini dipegang atlet Iran, Reza Alipourshena, dengan catatan 5,48 detik.Speed merupakan andalan Indonesia untuk meraih dua emas di Asian Games mendatang.

Indonesia juga menyiapkan atlit combined yang akan uji tanding di Manila untuk boulder dan di dalam negeri pada lomba Mega Open Climbing, lomba legendaris Indonesia di Kampus Universitas Tarumanegara. Lomba combined atau kombinasi menentukan juara dari hasil tiga disiplin speed, boulder dan lead. Lomba ini utama untuk panjat tebing pada Olimpiade Tokyo 2020. (ads/berbagai sumber)

 

Foto Utama:

Tim speed panjat tebing Indonesia dibawah Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) saat akan berangkat ke Moscow di bandara Soekarno Hatta. (dok. FPTI)

Similar Posts