pendaki termuda everest

JAKARTA – Pencapaian Khansa Syahlaa (11) asal Indonesia di puncak Carstensz Pyramid menjadikannya sebagai salah satu pendaki termuda yang menginjakkan kaki di tinggian 4.884meter. Selain Khansa, pendaki cilik asal Indonesia Matthew Tandioputra juga mencapai Carstensz di usia 11tahun. Sebuah prestise mengingat Carstensz termasuk dalam world seven summits.

Pencapaian di Carstensz bukan satu-satunya. Usia muda di puncak-puncak dunia lainnya bermunculan sejak 90-an. Yang terbaru, 2016 lalu, Dor Geta Popescu asal Rumania berhasil meraih puncak Denali. Menjadikannya perempuan termuda yang mencapai puncak tertinggi di benua Amerika. Pencapaian yang sama dengan yang pernah dilakukan Alaskan Merrick Johnston pada 1995. Keduanya sama-sama 12 tahun saat tiba di puncak Denali. Namun rekor pendaki termuda Denali masih dipegang Galen Johnston, yang baru 11tahun saat tiba di ketinggian 6.190meter pada 2001.

Ada pula Keats Boyd yang berhasil mencapai Kilmanjaro saat usianya baru 7tahun. Rekor termuda dari pendakian seven summits. Sebelum Boyd yang mendaki pada Januari 2008, pendaki termuda Kilimanjaro ditempati Jordan Romero. Pendaki asal Amerika Serikat ini mendaki Kilimanjaro pada 2006, saat usianya baru 10tahun.

Di Aconcagua, nama Tyler Armstrong yang tercatat sebagai pendaki termuda. Armstrong melakukan pendakian pada 2013 di usianya yang ke-9. Sedangkan Dhanshree Mehta asal India jadi yang termuda pernah mencapai puncak Elbrus. Usianya juga baru 9 tahun.

Dari tujuh puncak baru lima yang diisi nama orang-orang yang berbeda. Dua puncak lainnya diisi oleh nama yang sama: Jordan Romero. Romero yang lahir 12 Juli 1996 memulai pendakian seven summits di Gunung Kilimanjaro. Sejak saat itu, tiap tahunnya Romero berupaya menggenapi gunung-gunung seven summits. Termasuk ke Gunung Kosciuszko pada April 2007. Kosciuszko jadi salah satu gunung untuk seven summits versi William Hackett.

Pendakiannya Romero terus berlanjut ke Elbrus, Aconcagua, Denali, dan Carstensz Pyramid sepanjang 2007 hingga 2009. Pendakiannya ke Everest pada Mei 2010 sempat mengundang kontroversi terkait kesehatan fisik dan mentalnya. Namun, pada Desember 2011 ia melengkapi pendakian seven summits-nya dengan mendaki Vinson Massif. Di usianya yang ke-15, Jordan Romero menjadi seven summiter termuda yang pernah tercatat. (uli/berbagai sumber)

Foto utama: Jordan Romero di muka Everest. (sumber: cbsnews.com) 

Similar Posts