menuju gunung merbabu via suwanting

 JAKARTA – Gunung-gunung di Jawa Tengah memiliki pesona dengan padang sabana yang menyelimuti puncak-puncaknya. Tak terkecuali Gunung Merbabu, yang hamparan sabananya membentang di setengah gunungnya. Meskipun berstatus sebagai taman nasional, gunung ini dikenal memiliki banyak jalur jika dibandingkan dengan gunung lain yang terletak di taman nasional. Puncak yang berjumlah sebanyak tujuh adalah alasan untuk menjajal setiap jalurnya. Namun, dari semua jalur, tawaran berbeda diberikan oleh jalur Suwanting dari sisi Barat.

Terletak di Kabupaten Magelang, Suwanting merupakan jalur terakhir yang dilewati jika berangkat dari Salatiga, atau menjadi yang pertama jika berangkat dari Magelang. Suwanting menjadi satu-satunya jalur yang berada di sisi barat. Sebab, jalur dari Ketep Pass yang lain terletak di sebelah utara dan barat daya gunung Merbabu. Karena letak inilah, Jalur Suwanting menawarkan sesuatu yang berbeda.

mendaki gunung merbabu via suwanting
Sabana sepanjang pendakian Gunung Merbabu via Suwanting (dokumentasi Nasya Matram).

Jawa Tengah diberkahi dengan bentang alam yang sangat unik. Di tengah-tengahnya tertancap rata enam gunung yang letaknya berdekatan. Tak heran bila mendaki salah satu gunung, panorama gunung lain akan tampak di sepanjang jalur pendakian. Dan Merbabu ada di tengah-tengah gunung-gunung tersebut. Saat mendaki Merbabu, gunung lain yang umumnya tampak adalah gunung Merapi dari jalur selatan, yakni Selo. Gunung Merapi akan terlihat di belakang jalur pendakian. Sementara, dari jalur Selatan, gunung Lawu yang akan tampak sangat jauh.

Berbeda dengan jalur-jalur itu, Jalur Suwanting menawarkan panorama yang lebih lengkap. Karena berada di sebelah barat, maka ketika mendaki gunung Merbabu melalui Jalur Suwanting akan tampak Gunung Merbabu sepanjang perjalanan naik. Gunung Merapi akan berada di sebelah kanan. Bahkan akan tampak sempurna saat tiba di Pos 3 hingga ke Puncak Triangulasi. Sementara apabila menengok ke belakang, Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang bagai gunung kembar akan tampak sempurna. Belum lagi apabila menengok ke kiri tampak Gunung Andong yang mungil namun indah.

Selain itu, jalur Suwanting juga menawarkan rasa petualangan yang berbeda daripada jalur lain di Merbabu. Sejak awal, jalur pendakian dari Suwanting akan melewati punggungan gunung yang otomatis akan terjal namun langsung menuju ke puncak. Berbeda dari jalur lain yang harus melipir dari punggungan satu ke punggungan lain sebelum akhirnya melewati igir-igir yang landai baru mendaki ke leher gunung untuk tiba di puncak. Bahkan ada jalur yang harus berpindah-pindah punggungan hingga tiga kali seperti jalur Selo. Oleh karena itu, jika melewati jalur Suwanting, banyak pendaki yang mengeluhkan perihal jalur yang lurus melewati punggungan ini. Tak jarang, pendaki melabeli Suwanting dengan jalur terberat di Merbabu dengan waktu tempuh sekitar 9-11 jam untuk tiba di puncak. Namun, itu adalah hal wajar mengingat banyaknya jalur pendakian yang tidak langsung melewati punggungan, khususnya di gunung-gunung populer.

Keunikan lain dari jalur Suwanting, kendati ada di punggungan adalah keberadaan sumber air. Warga sadar wisata di Dusun Suwanting yang telah membuka kembali jalur yang sebelumnya ditutup dari 1995 hingga 2015 ini telah menyediakan kebutuhan air bagi pendaki. Sehingga, persoalan air yang seringkali vital dalam pendakian dapat diatasi. Apalagi melewati jalur Suwanting yang katanya berat dan butuh banyak istirahat dan minum. Air itu disediakan dalam drum-drum yang dialirkan dari sumber air menggunakan selang dan diletakkan di tiap-tiap pos. total ada 3 tempat penampungan air di jalur Suwanting.

Terakhir dan tak kalah penting, padang sabana yang luas dan asri. Jalur Suwanting tidak sepopuler jalur Selo atau Cunthel, sehingga tidak banyak yang lewat di jaur ini. Dampak positifnya adalah keasrian jalur pendakian yang tidak meninggalkan jejak semrawut di sepanjang jalur. Terhitung dari Pos 3 hingga puncak Triangulasi hanya ada satu jalan setapak untuk naik, tidak ada cabang sama sekali. Pemandangan ini adalah sebuah pemandangan yang lain daripada jalur lain di Merbabu dan menawarkan keindahan sabana gunung di Jawa Tengah yang memang menjadi ciri khas.

Akhirnya, Suwanting harus dilihat sebagai satu jalur yang berbeda dengan segala keunikannya. Tak ada jalur yang identiK dengan Suwanting di Merbabu. Sementara jalur lain masih memiliki beberapa kesamaan, seperti igir-igir yang harus dilewati sebelum tiba di puncak, atau berpindah punggungan sebelum mendaki ke puncak. Suwanting adalah sebuah pesona dari sisi barat Gunung Merbabu. (firman arif)

Foto utama: (dokumentasi Nasya Matram)

Similar Posts