Jakarta – Gunung api aktif di ujung timur Pulau Jawa, Gunung Raung (3.334m) mengalami musibah. Zaki Putra Andika (23tahun) ditemukan meninggal di sekitar puncak. Puncak Raung merupakan gerigi lancip dengan lereng tipis. Dinamakan para pendaki Puncak Tusuk Gigi. Dibawah ini jenazah Zaki Putra Andika ditemukan setelah sejak Kamis (1/2) terpisah dari rekannya. Penemu adalah pemandu gunung yang tergabung dalam tim relawan SAR Banyuwangi pada Minggu (4/2).

Zaki Putra Andika berpisah pada siang hari pukul 13.15 dengan rekan pendakian , Mohamad Sholahudin Qoyim (22). Zaki memilih satu sisi pada lereng tipis yang menurut Qoyim berupa batuan lepas. Qoyim sejak itu tidak lagi bertemu dengan Zaki. “Hanya sandal yang saya temukan,” ungkap Qoyim kepada wartawan di basecamp pendakian Raung di desa Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.

Walau sempat berusaha mencari Qoyim menyerah dan turun ke Pos 7 karena bekal sudah habis. Di Pos 7 ini Qoyim ditemukan relawan SAR pada jam 11 malam. Pada Kamis malam  Qoyim dibantu turun ke Dusun Wonorejo.

Zaki, Qoyim mendaki bertiga bersama Mohammad Bayu Alfarizi (19). Mereka berangkat dari  Dusun Wonorejo pada Senin sore (29/1). Ketiganya diperingati oleh penduduk setempat yang melihat perbekalan mereka tidak memadai. Satu ransel untuk kebutuhan mereka bertiga. Dan, ketiganya tidak diantar pemandu.

Kedua rekan Zaki saat memberi keterangan di Dusun Wonorejo basecamp pendakian Gunung Raung (Dok. BPBD Banyuwangi)

Saat ketiganya mencapai lereng puncak setelah mulai pendakian dari Pos 1 pada Selasa (30/1), Bayu Alfarizi memutuskan untuk berhenti karena lelah dan merasa tidak kuat lagi.  Alfarizi turun ditemani pendaki asal Malaysia. Sedang Zaki dan Qoyim  melanjutkan pendakian untuk mencapai Puncak Sejati.

Gunung Raung adalah gunung strato volcano yang aktif. Puncaknya berupa gerigi terjal yang melingkari kawah. Bahan debu pasir, kerikil dan batuan muntahan lahar membentuk lereng puncak. Pada pendakian medan seperti ini untuk keamanan harus menggunakan tali tubuh antar pendaki. Pada bagian yang terjal para pemandu biasa meninggalkan tali tetap sebagai alat bantu untuk pegangan dan penambat.

Gunung yang menantang ini cukup mendapat perhatian dari pendaki. Pendaki domestik dapat mencapai 200orang pada jalur pendakian ini dalam rata rata satu bulan. Pendaki manca negara pun meminati puncak Raung. Pendakian teknis ini dilakukan oleh kedua pendaki muda, mahasiswa asal Lamongan dengan akhir yang mengenaskan.

Tidak diketahui penyebab tewasnya Zaki.  Jenazah berhasil diturunkan pada Senin (5/2) lalu. Direncanakan akan dikirim ke puskesmas, namun tim relawan SAR yang terdiri dari 80 personil, melalui juru bicara Eka Muharam, Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi tidak menjelaskan kepada wartawan apakah akan dilakukan otopsi. “Jenazah akan kami serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,”ujar Eka. (ads/berbagai sumber)

Foto Utama

Gunung Raung (3.334m)  puncak strato volcano aktif yang merupakan lingkaran gerigi dengan ketinggian berbeda dan yang tertinggi disebut Puncak Sejati.(istimewa)

Similar Posts