Prinsip Keselamatan untuk penggiat Arung Jeram

Prinsip Keselamatan dalam bergiat arung jeram perlu diperhatikan. Kegiatan yang memacu adrenalin ini memiliki resiko cukup tinggi. Namun dapat di minimalisir dengan memperhatikan prinsip keselamatan selama berada di sungai. Apa saja sih, prinsip tersebut?

1.Kerja Sama

Kegiatan arung jeram adalah jenis olahraga kelompok dimana dibutuhkan kerjasama antar anggota dalam tim. Seperti idealnya sebuah kerjasama dalam tim, perlu adanya kekompakan dan kesepakatan yang berlaku. Mutual support dilakukan tidak hanya dengan menjaga satu sama lain, tetapi juga dengan mendukung secara psikologis.

2. Jarak Pandang

Jarak pandang ketika berada di atas perahu terbatas. Setiap anggota dalam tim harus berada dalam jarak pandang agar tetap aman. Perhitungan dalam melewati sebuah  jeram harus mempertimbangkan kemampuan anggota tim sebelum mengeksekusi jeram.

3. Resiko Terukur

Sebelum membuat keputusan, resiko yang diambil harus sudah terukur. Hal ini bertujuan untuk memprediksi seberapa besar resiko yang dapat diberikan dari sebuah jeram. Dalam mengukur resiko, sesuaikan dengan kemampuan setiap anggota dalam tim.

4. Komunikasi Yang Jelas

Sinyal, Instruksi dan briefing haruslah sederhana, jelas dan sedapat mungkin menghindari terjadinya multi asumsi. Komunikasi dilakukan antar anggota dalam perahu atau antar perahu. Komunikasi yang diberikan untuk memberikan informasi mengenai kondisi anggota tim ataupun kondisi sungai yang akan dihadapi.  

5. Pencegahan

Laju perahu karet di sungai tidak bisa dikendalikan secara mendadak. Diperlukan kesiap siagaan serta pencegahan sebelum perahu terjebak di titik-titik berbahaya. Laju perahu karet di jeram tidak seperti sebuah mobil yang tiba-tiba bisa dihentikan dengan mekanisme rem, tidak ada gigi mundur, tidak ada sabuk pengaman, tidak ada power steering maupun air bag. Perahu akan terus melaju terbawa oleh arus, sementara awak berusaha setengah mati untuk mempertahankan perahu di jalur yang telah ditetapkan. (sho)

foto utama:Pencegahan kecelakaan dapat dicegah dengan mempersiapkan anggota tim dari darat untuk siaga melemparkan throw rop (dok. Mapala UI)

Similar Posts