Gunung Agung menaikkan status dari level siaga (III) menjadi awas (IV). Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kabid Mitigasi PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), I Gede Suantika sejak pukul 06.00, Senin 27/11/November.

Kenaikan status ini didasarkan karena aktivitas erupsi gunung Agung mulai memasuki tipe magmatik. Letusan menimbulkan dentuman sampai pada radius 12Km.
Dikutip dari SINDOnews, berdasarkan laporan Wahyu Ardi Setiawan dari KESDM, Badan geologi PVMBG pos pengamatan gunung api Agung menjelaskan dari periode pengamatan pada pukul 18.00-24.00 WITA. Kondisi terakhir gunung agung mulai menampakkan sinar api pada puncaknya.

Gunung Agung adalah gunung berapi tipe stratovolcano yang terletak di kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali. Gunung berapi tertinggi di Bali dengan ketinggian 3.031mdpl ini mulai meletus sejak hari Minggu, 20 November 2017.

Sampai saat ini, terus terjadi peningkatan. Masyarakat dan wisatawan dihimbau agar tidak melakukan aktivitas di Zona Perkiraan Bahaya.

 

foto utama : Gunung Agung Bali meletus sejak Minggu, 20 November (dok. Detiknews)

Similar Posts