Ina Diana adalah pecinta alam yang pernah membuat jalur pemanjatan baru di Puncak Trikora, Papua. Ia kini tinggal di Perancis. Berbagai hobi baru dicobanya, mulai dari snowboarding hingga ultra marathon. Berikut ini penuturan Ina Diana sendiri yang berhasil mencapai peringkat tiga untuk perempuan pada Boulieu Trail, Prancis.

Juara Tiga Kategori Perempuan

Oleh: Ina Diana

Stress, kesal, sekaligus lapar karena ransel yang saya bawa hanya tinggal berisi vitamin. Saya masih juga berlari sambil menahan tangis sampai melihat papan jalan ke sebuah desa, tempat pos selanjutnya berada.

Meskipun bukan penunjuk rute, rasa lega menghampiri saya. Setidaknya saya tahu harus kemana saat ini. Kelegaan saya bertambah mendapati teman yang jadi asisten berlari saya menyusul di belakang dengan membawa roti dan minuman.

Napas sudah tersengal-sengal saat saya tiba di pos desa. Empat bagian di telapak kaki melepuh sebagai efek dari kaki yang basah dalam sepatu. Tapi saya telah memutuskan untuk tetap mencapai finish.

Boulieu Trail
Menerima medali di garis finish.

Setelah diobati, saya kembali ke jalur lari. Informasi mengatakan pos selanjutnya berada dalam hutan, hanya 10 kilometer lagi sebelum finish. Namun, yang ada di hadapan saya saat itu adalah sungai dengan aliran yang cukup deras. Harusnya sungai ini bisa dilewati pelari, tapi tinggi muka airnya naik karena hujan yang terus turun sejak pagi. Panitia pun ternyata telah mengubah jalur yang harus dilewati. Saya hanya punya tiga puluh menit sebelum cut off time.

Kaki sudah tidak berasa saat saya akhirnya mencapai finish. 20 jam 51 menit total waktu yang saya habiskan.

Sambutan teman dan panitia di garis finish membayar semua yang saya rasa sejak pukul tiga dini hari. Ditambah dengan posisi juara tiga kategori wanita yang berhasil saya raih.

Pengalaman pertama ini memberi saya banyak pelajaran. Bukan hanya tentang menjaga kaki sebagai aset untuk berlari, tapi juga mengolah emosi. Berlari bukan sekedar mengayunkan kaki sampai tujuan. Ada kemampuan-kemampuan yang harus dipertimbangkan dan motivasi yang harus terus dipertahankan. (*)

Similar Posts