where the trail ends movie

Where The Trail Ends mengisahkan perjalanan para pesepeda gunung di gurun-gurun dunia. Perjalanan dimulai dari Utah, dimana gurun dan MTB menjadi hal yang tidak terpisahkan. Setelah sepuluh tahun terus-menerus bermain di Utah, para mountainbikers merasa medan Utah tidak lagi menantang mereka. Mereka memutuskan memulai perjalanan, mencari lokasi-lokasi yang belum pernah dikenal MTB sebelumnya. Dari satu gurun ke gurun lainnya, memikul sendiri sepeda mereka hingga puncak sebelum akhirnya meluncur bebas.

Harapan menemukan lokasi yang benar-benar baru bagi MTB berjalan diluar ekspektasi mereka. Kendala iklim yang tidak biasa, medan di luar dugaan, hingga bahasa yang berbeda menjadi cerita tersendiri dalam film berdurasi 81menit ini. Perjalanan dua tahun berburu lokasi-lokasi baru pada akhirnya membawa mereka kembali ke asalnya.

where the trail ends movieDokumenter besutan Jeremy Grant pertama kali dirilis pada 2012. Pengambilan gambarnya dilakukan selama tiga tahun. Aktor utamanya adalah nama-nama yang sudah tidak asing dalam dunia MTB freestyle, seperti Darren Berrecloth, James Doerfling, Kurtis Sorge, Andreu Lacondeguy, dan Cameron Zink.

Film ini bisa dibilang unggul karena perpaduan soundtrack dan landscape pemandangan gurun yang makin menonjolkan kemampuan para mountainbikers. Selain melakukan pengambilan gambar di Utah, setidaknya ada tiga tempat lainnya yang menjadi lokasi pengambilan gambar, mulai dari Gurun Gobi di China, Cafayete Argentina, hingga Upper Mustang yang berada di negara tempat gunung tertinggi di dunia, Nepal.

Penggemar mountainbike ataupun bukan, film ini layak disaksikan. (uli)

Trailer Where The Trail Ends  

 

Foto utama: di Upper Mustang, Nepal. (sumber: wherethetrailends.com)

Similar Posts