1. Semeru (3.676m)

Gunung Semeru terletak di Lumajang, Jawa Timur. puncaknya,  Mahameru setinggi 3,676mdpl. Masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, gunung berapi tipe  kerucut ini disebut sebagai atap pulau Jawa. Gunung dengan sebutan tempat abadi para Dewa ini memiliki Kawah di puncak disebut Jonggring Saloko.

Letusan terakhir gunung semeru tercatat pada Februari 2016. Peningkatan lava pijar dan abu vulkanik mengacu Badan Pusat Nasional Vulkanologi Gunung Berapi masuk status waspada (level II). Saat itu, aktivitas tremor masih kurang dari 40mm dengan daya lontar material seperti asap dan abu masih dibawah 1.500meter.

Meski bahaya dapat muncul kapan saja, Semeru hampir tak pernah surut pendaki. Kuota pendakian yang ditetapkan oleh TNBTS berkisar 500 orang saja. Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS mencatat peningkatan jumlah wisatawan dengan hasil kisaran pendaki lebih dari 200 orang per/hari pada hari libur dan 50-100 orang pada hari normal.

Gunung Semeru dipadati oleh wisatawan asal Indonesia. Jika dibandingkan dengan Rinjani, hanya sedikit Wisatawan Mancanegara yang berkunjung di gunung tertinggi di pulau Jawa ini.

  1. Raung (3.344m)

Gunung berapi kerucut dengan ketinggian 3.344mdpl ini termasuk dalam wilayah tiga kabupaten  di wilayah Jawa Timur, yaitu Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember. Gunung dengan empat titik puncak ini memiliki kaldera kering yang terbesar di Pulau Jawa dan terbesar kedua di Indonesia setelah Gunung Tambora.

Raung memiliki sejarah letusan yang cukup banyak. Letusan tipe stromboli terakhir pada tahun 2015 mengeluarkan abu vulkanik hingga mencapai pulau Bali dan mengeluarkan lava pijar.

Dilansir dari liputan6.com, Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan bahwa magma Gunung Raung tipikalnya lebih encer dan miskin gas sehingga tidak eksplosif dan tidak ada awan panas.

Disamping jalur pendakiannya yang tergolong ekstrim, mendaki dengan ancaman magma dari puncakan gunung nyatanya tidak menyurutkan keinginan banyak pendaki. Tidak ada informasi khusus mengenai jumlah kuota pendaki yang diterapkan di gunung ini. Namun tantangan bertaruh nyawa pada seutas tali menuju puncak sejati Raung tentu saja menjadi incaran para penantang adrenalin baik dari Indonesia maupun wisatawan mancanagera.

  1. Gunung Merapi (2.930m)

Gunung dengan ketinggian puncak 2.930mdpl ini berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan sisanya berada di Provinsi Jawa Tengah. Merapi masuk kategori  Decade Volcanoes, satu dari enam belas gunung api dunia yang termasuk dalam proyek gunung api dekade ini.

Salah satu letusan dahsyat terbesar terjadi pada tahun 2010. Letusannya menciptakan awan panas yang meluncur hingga 15 kilometer dengan material yang dimuntahkan mencapai 150 juta meter kubik. Tidak hanya kerugian material, korban jiwa pun disebabkan oleh amukan awan panas dan material jatuhan. Erupsi terakhir terjadi pada 2014, namun masih dalam status normal.

Pendakian Gunung Merapi hanya diperkenankan sampai pada Pasar Bubrah. Berdasarkan daya tampung area perkemahan di Pasar Bubrah dan Jalur pendakian, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) menetapkan kuota maksimal pendakian sejumlah 2.650 orang(kompas.com).

Animo masyarakat cukup tinggi untuk menaklukkan gunung yang merupakan salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia. (sho)

foto utama : Dok.Pribadi (Diah A.P)

 

Similar Posts