riza marlon

JAKARTA – Riza Marlon akrab dipanggil Caca. Fotografer ini sudah menjajakan dua buku fotografi satwa. Pertama, Living Treasure of Indonesia koleksi koleksi ragam satwa Indonesia, kedua koleksi foto ular dengan tajuk 107+ Ular Indonesia. Sebagai pemotret satwa  latar belakang Caca kuat, ia kuliah di Biologi Universitas Nasional. Minatnya pada satwa dan fotografi sudah sejak bangku kuiah dan bahkan sebelumnya, sejak SMA.

Riza Marlon
Fotografer Riza Marlon dan buku keduanya, 107+ Ular Indonesia.

Saat ia baru mulai terjun ke dunia fotografi satwa, hampir seperempat abad lalu, hanya ada Alain Compost pemotret alam asal Perancis. Ia juga melihat bahwa karya-karya dokumentasi satwa Indonesia kebanyakan berasal dari luar negeri. Boleh dibilang walau Compost menikahi gadis Indonesia dan tinggal puluhan tahun, tetap ia keturunan asing. Jadi lah Caca bercita-cita jadi orang Indonesia yang menekuni pemotretan satwa.

Cita-cita ini ditekuni dengan setia. Ia menjelajah ke seluruh Indonesia. Puluhan jam dihabiskan menempuh perjalanan ke alam untuk mengabadikan satwa. Selain itu Caca juga menyediakan waktu untuk membagi ilmu memotret satwa  kepada mahasiswa dan kalangan umum yang berminat pada fotografi alam. Caca selalu menambah koleksi foto satwanya. Ia menyewakan karyanya untuk publikasi, karena ia menghimpun stok foto satwa Indonesia.

Profesional fotografer satwa ini memiliki dua anak yang sudah berangkat dewasa, Aga dan Cita. Urusan pengelolaan bisnisnya dipercayakan kepada istri sekaligus manajernya. Siapa menyusul? (ads)

Similar Posts