pesepeda perempuan

JAKARTA – Bettina Selby saat berusia 47 tahun merasa tidak memiliki komitmen apapun. Ia pun memutuskan untuk melakukan apa yang selalu dia inginkan. Bertualang ke kawasan jauh di pelosok bumi. Ia memutuskan untuk bersepeda di pegunungan tertinggi bumi, Himalaya.

Bettina pun merancang perjalanan dari Karachi, Pakistan menyeberang ke India dan terus ke Kathmandu, Nepal. Ia menyusuri lembah Sungai Indus dan keluar masuk ke lembah lembah di Pegunungan Himalaya. Setelah lima bulan bertualang, ia pulang dan menuliskan pengalamannya. Bettina memilih judul Riding The Mountain Down, mengutip baris puisi karya E.E. Cummings.

pesepeda perempuan
Salah satu kulit muka buku perjalanan karya Bettina Selby (goodreads.com)

Bukunya laris dan diterjemahkan ke berbagai bahasa asing. Ia pun menerima komisi untuk menuliskan buku lain. Mengikuti keberhasilannya Bettina bersepeda dari London ke Jerusalem mengikuti jalur ziarah umat Kristiani pada masa lalu. Buku ketiga lebih menantang. Bettina menyusuri Sungai Nil di Afrika dan berusaha mencapai puncak salju di Uganda, Ruwenzori atau Mountains of The Moon (Gunung Bulan).

Bettina memilih sepeda karena kendaraan paling mandiri, tidak butuh bahan bakar, tanpa surat ijin, hanya memerlukan pemeliharaan yang sederhana. “Paling penting,” tulis Bettina Selby, “kecepatannya pas untuk menyaksikan apa pun, dan tidak menghalangi saya dari lingkungan sekitar, dan menjadikan saya banyak teman.” (ads/berbagai sumber)

 

Foto utama: Bettina Selby dalam beberapa perjalanan sepeda (betinaselby.com).

Similar Posts