khansa daki carstensz

JAKARTA – Pendaki perempuan berusia 11 tahun, Khansa Syahlaa, berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramid (4884meter). Pencapaiannya di Carstensz membuat siswi kelas 6 SD ini berhasil melunasi daftar tujuh puncak gunung tertinggi Indonesia.

Didampingi ayahnya, Aulia Ibnu, Khansa memulai pendakian pada 7 Juli 2017. “Persiapan kami empat bulan kurang lebih. Persiapan yang dilakukan pengenalan alat, pengenalan simpul, apa namanya ascending descending, apa namanya itu simpul tali, dia harus familiar dulu terhadap alat-alat, cara pemakaiannya harus hapal,” jelasnya. Diakui Ibnu, Khansa sempat mengalami kedinginan karena hujan salju dan kesulitan dengan medan Carstensz yang memiliki celah lebar-lebar. Namun, Khansa berhasil tiba juga di puncak Casrtensz pada 15 Juli 2017 pukul 14.00 WIT.

khansa daki Carstensz
Khansa saat pendakian Gunung Rinjani, Juli 2016. (sumber: Instagram @khansa_Summiters)

Khansa Syahlaa lahir 16 Maret 2006. Perjalanannya mendaki gunung sudah dimulai sejak usia lima tahun. Sedangkan untuk perjalanan seven summits Indonesia, anak kedua dari tiga bersaudara ini telah memulainya sejak April 2015. Di 2015, Khansa berhasil ke puncak Semeru pada 26 April dan Rantemario pada 16 Agustus. Tahun selanjutnya ia mencapai empat puncak lainnya. Gunung Kerinci pada 27 Maret 2016, Binaiya pada 17 Juli 2016, Rinjani 25 Juli 2016, dan Bukit Raya pada 11 November 2016.

Dari beberapa gunung tertinggi yang pernah didakinya, gadis cilik ini mengaku paling menyukai pendakian ke Binaiya. Perjalanan selama enam hari dengan diguyur hujan menimbulkan kesan tersendiri baginya. Khansa juga mengaku hutan disana mengingatkan pada hutan di film-film kartun produksi Disney.

Sebelum Khansa, pendaki cilik lainnya Matthew Tandioputra berhasil mencapai Carstensz juga pada usia 11tahun. Matthew yang lahir pada 8 November 2005 berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramid pada 28 Maret 2017. (uli/ berbagai sumber)

Foto utama: Puncak Carstensz, 4.884mdpl. (sumber: Instagram @khansa_Summiters0

Similar Posts