WISSEMU vinson massif

JAKARTA – Tim Putri Mahitala Unpar yang tergabung dalam WISSEMU (The Women of Indonesia’s Seven Summit Expedition Mahitala Universitas Parahyangan) akan mendaki Gunung Vinson Massif pada 1 Januari 2017. Rabu (21/12) dini hari, tim telah bertolak menuju Antartika. Vinson Massif akan menjadi gunung tertinggi kelima yang didaki WISSEMU.

wissemu menuju vinson massif
Tim WISSEMU saat akan berangkat menuju Santiago de Chile (instagram.com/ina7summits)

Anggota WISSEMU yang berangkat, Fransiska Dimitri Inkriwang (23) dan Mathilda Dwi Lestari (23), telah mempersiapan fisik dan mental selama lebih kurang delapan bulan untuk pendakian kali ini. WISSEMU berturut-turut mendaki Carstenz Pyramid (4.884mdpl) pada Agustus 2014, Elbrus (5.642mdpl) dan Kilimanjaro (5.895mdpl) pada Mei 2015, dan Aconcagua (6.9662mdpl) di Februari 2016.

Meski gunung kelima, bagi Fransiska Dimitri, gunung di kutub selatan ini tetap menantang terutama dari segi cuaca. “Ini sangat menantang karena gunung di Antartika ini suhunya paling tinggi di dunia (bersuhu rendah-red). Di Vinson Massif suhu paling dingin itu mencapai minus 40derajat Celsius,” ungkapnya saat jumpa pers di Gedung Rektorat Unpar, Senin (19/12).

Sebelumnya pendakian WISSEMU terdiri dari tiga orang. Dian Indah Carolina (21), salah satu anggota tim, mengalami cedera dan terpaksa turun sebelum mencapai puncak Gunung Aconcagua. Dan kini Dian masih dalam masa pemulihan. (uli/ sumber: tribunnews.com)

Similar Posts