wisata kaldera bromo

JAKARTA – Berbagai pihak mulai membersihkan lautan pasir dan kawasan sekitar gunung Bromo pada hari jum’at (11/3). Selain melibatkan petugas, acara bersih-bersih juga melibatkan pelajar, warga sekitar, dan sukarelawan. Titik lokasi yang dibersihkan meliputi padang savana, lautan pasir, dan kawasan di bawah tangga menuju kawah Gunung Bromo. Acara bersih-bersih ini terkait dengan dibukanya kembali objek wisata gunung Bromo setelah aktivitasnya menurun dan cenderung stabil.

“Bersih-bersih itu merupakan rangkaian kegiatan pembukaan kawasan wisata Bromo pascaerupsi dan kegiatan selametan di kawasan Bromo juga sudah dilakukan pada Kamis (10/3/2016),” tutur Ayu Dewi Utari, Kepala Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Menurut rencana sebagaimana diberitakan Outdoorcafe Indonesia pada  6 Maret lalu Bromo  akan dibuka pada Minggu (13/3) kemarin.

Sampah erupsi berupa pasir sangat mendominasi kawasan sekitar gunung Bromo seperti padang savana dan tangga menuju puncak. Sehingga, sampah ini harus dibersihkan demi kenyamanan wisatawan yang berkunjung menuju kawasan gunung Bromo.

Status Gunung Bromo yang berada di Kabupaten Probolinggo diturunkan dari siaga (level III) menjadi waspada (level II) pada 26 Februari 2016 pukul 13.00 WIB karena aktivitas gunung api tersebut menurun baik secara visual maupun seismik. Sejalan dengan hal itu, kawasan wisata gunung Bromo kembali dibuka, termasuk untuk melongok kawah aktif yang masih menyemburkan belerang ke udara. (fir/ sumber: kompas.com)

Similar Posts