JAKARTA – Ada tamu spesial di IIOutfest Jakarta 2017. Mereka menempati salah satu booth yang menghadap langsung ke arah gedung pusat perkantoran Jalan Sudirman, di tenda besar kedua. Tepat di tengah, tepat pula di hadapan kipas pendingin yang berputar. Mereka tamu dari timur, dari Yogyakarta, Mapala Silvagama, Fakultas Kehutanan, Universitas Gajah Mada.

Di booth sederhana itu, tersusun puluhan gambar kegiatan mereka di alam. Aneka binatang, bentang alam, hingga kerahaman penduduk lokal. Di belakang booth ada peta Indonesia dengan sejumlah titik merah, serta ada pula beberapa stiker yang ditempel di sana. Rupanya semua yang ada tadi saling terkait. Tamu dari timur ini hendak membawa cerita perjalanan yang mereka lakukan, perjalanan ke 52 taman nasional, seperti rencananya. Peta bertitik merah itu menandakan letak taman nasional, sementara yang tertempel stiker menandalan taman nasional yang sudah dikunjungi. Seperti bucket list yang dicoret saat sudah tercapai. Dan foto-foto itu, bukti sahih perjalanan mereka. Seperti slogan generasi millenial, no pict = hoax.

Tak sekadar foto, mereka membagikan cerita perjalanan pada sesi bincang-bincang Jum’at (31/3) sore. Cerita mereka didengar oleh Riza Marlon, hingga Riyanni Djangkaru yang sempat bertanya pada akhir sesi. Mereka membawa cerita dari timur, dari empat taman nasional yang baru dikunjungi. Bantimurung Bulusaraung, Lore Lindu, Aketejawe Lolobata, dan Wasur. Semua cerita terhimpun dalam satu buku berjudul Cerita Dari Timur.

mapala silvagama
Foto-foto Presiden Jokowi yang merupakan anggota Mapala Silvagama Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.

Teman-teman Mapala Silvagama menganggap bahwa perjalanan-perjalanan ini semakin mendekatkan mereka ke taman nasional, salah satu mata kuliah yang ada di fakultas mereka. Juga membuat mereka semakin paham tentang taman nasional dengan segala kompleksitasnya. Perjalanan mereka memang lain, tak melulu bersifat untuk kepuasan diri. Seperti menginventarisasi edelweiss di Suryakencana dan Mandalawangi TNGGP.Cerita mereka dapat lengkap dibaca di buku Cerita Dari Timur, atau langsung mengobrol di booth yang di depannya terpajang tiga foto yang menampakkan pria kurus di atas gunung. Foto itu bertanda tangan seseorang yang mudah dikenali, sama seperti tanda tangan Presiden RI saat ini. Joko Widodo memang anggota kelompok mereka. (fir)

Similar Posts