JAKARTA – Minat melakukan kegiatan alam terbuka kini semakin tinggi di Indonesia. Era keterbukaan informasi dan media sosial menambah popularitas kegiatan luar ruang. Alasannya karena alam terbuka menawarkan satu pemandangan yang khas, yang di Indonesia kebetulan dianugerahi bentangan alam menakjubkan. Tetapi, minat untuk melakukan kegiatan di alam terbuka tidak sebanding dengan tingkat keterampilan dan perilaku saat melakukan kegiatan. Sehingga, kesan yang didapat dari kebanyakan anak muda yang melakukan kegiatan alam terbuka adalah sembarangan bermain dengan alam.

Merespon hal itu, salah satu klub luar ruang Kharisma Indonesia berinisiatif mengadakan Sekolah Petualang untuk memberikan wadah bagi anak muda yang ingin memiliki keterampilan bergiat di alam terbuka. Satu alasan lain mengapa sekolah ini ada adalah keberadaan banyak klub kegiatan alam terbuka tetapi tidak pula diimbangi dengan pengetahuan yang mencukupi, terutama di tempat asal Kharisma Indonesia, yakni di Sulawesi Selatan yang merepresentasikan Indonesia Timur.

Sekolah Petualang yang dirintis oleh Kharisma Indonesia ini merupakan sekolah informal petualangan pertama di kawasan Indonesia Timur. Fokus dari sekolah ini adalah membangun sumber daya manusia yang memiliki kemampuan, keterampilan, dan perilaku yang selaras dengan alam. Sistem pembelajarannya menggunakan proses belajar langsung dari alam, selain juga dilengkapi dengan materi teoritis mengenai kegiatan alam terbuka.

Siswa sekolah nanti akan dapat memilih satu bidang spesialisasi saat sudah memasuki tahap madya. Pilihannya antara lain Manajemen Alam Terbuka, Manajemen Perlengkapan dan Properti, Materi Pendakian Gunung, Panjat Tebing, Arung Jeram, dan Telusur Goa. Sekolah ini diharapkan menjadi alternatif pendidikan bagi pemuda-pemudi untuk menyalurkan hasrat berpetualang dengan dilengkapi keterampilan, pengetahuan, dan perilaku yang mencukupi. Sehingga arah kegiatannya dapat berdampak positif bagi diri sendiri, masyarakat sekitar, dan alam pada umumnya. (fir)

Similar Posts