JAKARTA – Kecintaan terhadap suatu hal memang bisa membuat orang mencari berbagai jalan agar yang dicintainya selalu terjaga. Kecintaan terhadap laut dan rasa frustasi akan sampah yang mengambang di lautan pula yang membuat Andrew Turton dan Pete Ceglinski memutuskan untuk berhenti bekerja dan menghabiskan waktunya untuk membuat Seabin. Seabin adalah sebuah perangkat yang dapat menyedot berbagai polutan yang ada di laut. Menurut Richard Talmage, juru bicara Seabin, alat ini memiliki sitem kerja seperti kotak skimmer dari filter kolam renang.

Seabin
Ember pembersih laut bersama kedua penciptanya Andrew Turton dan Pete Ceglinski – gambar: ©seabin project

Seabin memanfaatkan sebuah ember yang dihubungkan dengan pompa air. Ember yang telah dilengkapi kantong jala yang dapat dilepas tersebut akan menghisap sampah seperti botol plastik dan kertas yang mengambang di lautan. Ceglinski menyatakan “Seabin lebih efisien dibandingkan pekerja lautan yang berjalan berkeliling dengan jaring sendok”. Seabin juga dilengkapi dengan alat pemisah air dan minyak yang dapat menghilangkan minyak dan deterjen dari air laut sebelum air dialirkan kembali melalui sisi lain pompa.

Terbuat dari bahan-bahan daur ulang, Seabin dapat ditempatkan antara lain di dok terapung, danau-danau perumahan, dermaga, serta klub yacht, yang menurut Ceglinski adalah tempat ideal untuk memulai membersihkan lautan karena lokasi-lokasi tersebut mengkombinasikan kegiatan manusia dengan pencemaran minyak dan bahan bakar yang cukup tinggi. Uniknya, selama empat tahun mengembangkan dan menguji alat ini, Turton dan Ceglinski tidak pernah mendapati ikan ataupun hewan laut lainnya terperangkap di pompa mereka. (uli/nationalgeograhic.co.id, abc.net)

 

Similar Posts