Jakarta – Pantai Ujong Kareng, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Aceh, mulai ramai pasca berita terdamparnya paus sperma di pinggiran pantai. Setidaknya 10 ekor mamalia tersebut ditemukan tak berdaya di bibir pantai pada senin 13/11/2017 pagi menjelang siang.

Dari relawan sampai nelayan berusaha untuk mengembalikan hewan tersebut ke laut. Sejumlah instansi juga turut memberikan bantuan, diantaranya Dinas Kelautan Aceh, BKSDA Aceh, Polisi, TNI, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Aceh, FKH Unsyiah dan Karantina Perikanan serta Panglima Laot Aceh.

Dilansir dari BBC, Dwi Aryo Tjiptohandono, Marine & Fisheries Campaign & Communications Coordinator WWF Indonesia, mengatakan bahwa tujuh dari 10 paus berhasil diselamatkan pada hari Senin (13/11) namun satu kembali ke lepas pantai dan akhirnya tak selamat bersama tiga paus lainnya.

Saat ini tim WWF juga memantau kondisi enam paus lainnya untuk memastikan bahwa mereka meneruskan perjalanan dan tidak menunggu empat paus yang sudah mati. Paus-paus tersebut dikabarkan mengalami cedera sehingga memutuskan untuk pergi ke daratan untuk menghindari predator.

Paus Sperma (Physeter macrocephalus) adalah hewan terbesar dalam kelompok paus bergigi sekaligus hewan bergigi terbesar di dunia. Hewan yang hidup berkelompok ini terkenal dengan kesetiaan dengan kawanan kelompoknya.  (sho/sumber BBC)

foto utama: Evakuasi Paus Sperma yang terdampar di pantai Ujong Kareng (dok. Tribunnews)

Similar Posts