Oleh: Ade Wahyudi

Perayaan hari kemerdekaan Indonesia ke-72 yang begitu meriah tidak hanya di tanah air, di lapangan upacara. Tapi sampai ke negeri orang dan puncak-puncak gunung tingginya.

Berita ini juga disampaikan oleh salah satu pendaki Indonesia yang saat ini sedang berada di Terskol tepatnya di kaki gunung Elbrus dalam jajaran pegunungan kaukasus di Rusia. Elbrus dengan ketinggian 5642meter merupakan puncak tertinggi dari ‘benua putih’ tersebut merupakan salah satu dalam jajaran The Seven Summits. Dia yang baru saja mendampingi salah satu tim Indonesia ke negeri beruang merah ini, mengatakan banyak tim dari Indonesia datang mendaki puncak saljunya pada saat yang bersamaan untuk merayakan hari kemerdekaan RI ke-72 dan mengibarkan di puncak tertingginya.

Seperti ‘jambore’, pendaki Indonesia berjumlah sekitar 30 orang dari beberapa rombongan tanah air, berasal dari organisasi dan kalangan penggiat alam seperti Mapala UI, Impala Unibraw, Aranyacala Trisaki, Stapala STAN, Indonesia Spartan, Pramuka, dan lainnya tanpa sengaja berkumpul pada saat yang bersamaan bertekad merayakan hari kemerdekaan Indonesia pada hari ini (17/8). Merah Putih telah berkibar di puncak, dan sebuah upacara sederhana dengan kumandang lagu Indonesia Raya dilaksanakan di basecamp Elbrus pada ketinggian 3.800mdpl pagi ini.

elbrus 17 agustus

Ade Wahyudi yang tergabung dalam Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) dan anggota Mapala UI ini mengabarkan bahwa cuaca saat melakukan pendakian ke puncak cukup bersahabat di pagi hari sampai siang hari saat berada di puncak, setelahnya memang cenderung angin, kabut, dan hujan salju turun yang menghambat perjalanan turun karena jarak pandang yang terbatas, bahkan suhu sampai drop ke minus 10 derajat celcius sehingga harus ekstra hati-hati. Beberapa pengaman tambahan juga sekarang dipasang di lereng puncak barat Elbrus berupa tali/fixed rope untuk mencegah pendaki tergelincir ke lerengnya.

Perjalanan sendiri dari kaki Elbrus sampai ke puncaknya bisa memakan waktu sekitar seminggu termasuk proses aklimatisasi. Beberapa pendaki juga tidak sedikit yang memutuskan untuk turun dan tidak melanjutkan sampai ke puncak.

Keberhasilan mereka mengibarkan merah putih adalah kado yang indah untuk negeri ini. Dirgahayu Indonesia.

Similar Posts