JAKARTA –Gerhana Matahari total akan melintas di langit Indonesia pada tanggal 9 Maret 2016 mendatang. Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prediksi mengenai tempat-tempat terbaik untuk menikmatinya. Prakiraan ini terkait kondisi cuaca yang ada di kota tersebut.

Indonesia wilayah barat diperkirakan akan lebih cerah dari pada di bagian timur. Hal ini berdasarkan pengamatan bertahun-tahun. Pada awal tahun, konsentrasi pembentukan awan ada di wilayah barat, wilayah timur akan lebih cerah. Sementara pertengahan tahun yang terjadi adalah sebaliknya. Bulan maret merupakan masa transisi dari keduanya.

“Kota Bengkulu, Palembang, Palangkaraya, dan Palu peluang hujannya paling kecil. Jadi sebaiknya pergi ke sana,” ujar Yunus Subagyo Swarinoto, peneliti senior bidang klimatologi dari BMKG.

Kota lain yang juga memiliki kondisi cuaca cerah dengan peluang hujan kecil adalah Bengkulu dan Palembang dibandingkan dengan Belitung. Hal ini karena wilayah Belitung yang kepulauan. Yunus mengatakan, pagi hari, awan masih banyak terbentuk di lautan. Wilayah kepulauan seperti Belitung lebih banyak dipengaruhi oleh lautan sehingga pagi hari cenderung berawan.

Akurasi prakiraan cuaca kali ini adalah 60 persen. BMKG terus memperbarui prakiraan cuacanya. Prakiraan cuaca H-7 nanti 85 persen sementara 3 jam sebelumnya lebih dari 85 persen.Teknologi modifikasi cuaca tidak mungkin dilakukan saat gerhana. Ongkos modifikasi cuaca pada wilayah yang luas akan terlalu besar. (fir/sumber:travel.kompas.com)

Similar Posts