pendakian kala patthar

JAKARTA – Perjalanan sendirian nampak makin lazim bagi petualang Indonesia. Setelah redaksi OCI menerima kunjungan Wibowo Bowo yang berencana melakukan perjalanan seorang diri, kali ini giliran Hayatdin yang akan melakukannya. Ia berencana melakukan pendakian Kala Patthar (5.643meter) di kawasan Himalaya, Nepal seorang diri dari Indonesia. Kamis (2/3), pukul 15.00 WIB, ia sudah terbang menuju Malaysia, sebelum melanjutkan ke Kathmandu, Nepal. Begitu rumus petualang seorang diri, agar ongkos dapat dipangkas.

Hayatdin punya alasan mengapa ia jalan seorang diri dari Indonesia. Menurutnya, perjalanan seorang diri lebih mudah mengatur segala detail perjalanannya. Tak perlu diskusi jika hendak memutuskan sesuatu, atau mengubah rencana menyesuaikan keadaan. Selain itu, kemungkinan bertemu teman baru yang sehobi akan lebih besar jika jalan sendirian, karena naluri bertahan di perjalanan.

“Iya saya sengaja jalan sendirian karena sudah biasa. Saya suka jalan sendiri karena lebih fleksibel mengatur waktunya,” cerita Hayatdin saat dihubungi via telepon sebelum berangkat.

pendakian kilimanjaro
Di puncak Kilimanjaro. Salah satu perjalanan yang dilakukan ‘sendiri’ oleh Hayatdin. (dok. Hayatdin)

Bulan lalu, Hayatdin baru menyelesaikan perjalanan ke Kilimanjaro, juga seorang diri. Ia terkesan dengan pengelolaan pendakian di sana. Bersih, teratur, dan rapi, begitu kesan mendalam perjalanannya ke puncak tertinggi di Afrika itu. Sedang perjalanan kali ini, perbandingan pengelolaan pendakian masih akan diperhatikannya. Menurut pria yang sudah mendaki gunung sejak SMP ini, Indonesia memiliki alam yang lengkap untuk dikunjungi, lebih spesifiknya soal gunung. Namun, kelengkapan itu nyatanya masih tak dilirik oleh banyak pendaki dunia, selain Carstensz Pyramid.

Karena itu ia akan ke Nepal, magnet terbesar pendakian, untuk melihat dan membandingkan pengelolaan di sana. Berharap sesuatu yang baik dapat dipraktikkan di negerinya. Dan satu misi yang tak kalah penting, ia berharap melihat Everest dengan jelas, sebelum berniat untuk mendakinya. Kala Patthar memang memiliki daya tarik itu, melihat Everest dengan jelas. Sesuatu yang tidak didapatkan saat trekking hingga Everest Basecamp. Selain tentu kemudahan teknis pendakian dan ongkos yang terjangkau bagi para pejalan. (fir)

Foto utama: Everest (kiri) dan Nuptse dilihat dari jalur pendakian Kala Patthar. (dokumentasi Nizar Suhendra)

Similar Posts