JAKARTA – Kelompok Pencinta Alam Arkadia, Universitas Islam Negeri Jakarta (KPA Arkadia, UIN Jakarta) mengisi acara bincang-bincang hari pertama di pagelaran IIOutfest 2017. Pada bincang-bincang itu, mereka membagi mimpi, soal rencana pendakian dan misi lain ke luar negeri pertama ke luar negeri. KPA Arkadia bermimpi untuk membentangkan bendera raksasa di Gunung Damavand (5.611m) Iran. 

Mimpi ini akan menjadi yg spesial bagi kelompok yg berdiri sejak 1989 ini. Ekspedisi ke luar negeri belum pernah mereka lakukan, sehingga ini akan jadi yg pertama. Rencana pengibaran bendera juga bertepatan dengan hari kebangkitan nasional, serta hari jadi kampus mereka, 20 Mei. Tak heran jika akhirnya kampus sangat mendukung kegiatan ini.

Sisi akademis dan nasionalis tak luput disentuh. Sebuah seminar dan pameran tentang Indonesia juga disiapkan saat berada di Teheran, Iran. Mereka akan jadi duta bangsa. Sekaligus membuktikan, bahwa pencinta alam tidak akan bisa melepaskan dirinya dari takdir menjadi seorang mahasiswa yang penuh ide segar.

Saat sesi tanya jawab, seorang penonton bertanya, “Mengapa harus Gunung Damavand?”

Ketua pendakian menjawab bahwa mereka mencoba melihat dari sisi yang berbeda. Ekspedisi tidak harus mengejar prestisius. Seperti Seven Summits yang tak mungkin mereka kejar karena sudah dituntaskan oleh yang lain. Lebih dari itu, mereka melihat Iran, negara tempat Damavand berada, sebagai negara yang unik. Seperti proses transfer yang harus mereka lakukan ke Jerman akibat embargo di Iran, belum lagi aturan syariah lain yang harus mereka ikuti. Tantangan berlipat lagi.

Damavand memang patut jadi salah satu tujuan pendakian. Ia adalah gunung tertinggi di Iran, juga di Timur Tengah. Dan, ia juga gunung berapi tertinggi di Asia. (fir)

Similar Posts