JAKARTA – Pada Minggu, 24 April lalu, Jungle Marathon Indonesia  telah sukses melaksanakan seri pertama yang berlokasi di Ujung Kulon. Event marathon yang diadakan oleh Trail Maniak ini merupakan even kedua setelah sebelumnya menggelar marathon di Gunung Salak, Jawa Barat. Ujung Kulon dipilih sebagai lokasi pertama dari tiga seri Jungle Marathon Indonesia karena beberapa hal. Pertama, lokasi yang terletak di paling ujung Pulau Jawa dan suasana yang masih asri. Kedua, karena panitia mencari suasana hutan yang menantang, seru, dan tentunya aman bagi para peserta.

jungle book marathonSelain berlari, panitia dan peserta juga turut melakukan kegiatan sosial untuk masyarakat sekitar Ujung Kulon. Kali ini berupa sumbangan buku ke perpustakaan Desa Taman Jaya, Ujung Kulon. “Total peserta 74 orang,” kata Budi Cahyono selaku Race Director. Masing-masing peserta menyumbangkan minimal tiga buku untuk Perpustakaan Desa Taman Jaya. Hal ini didasari rasa prihatin panitia yang melihat kondisi perpustakaan yang kosong dan tidak terurus. Hari pelaksaan kegiatan juga bertepatan dengan Hari Buku Internasional, sehingga kegiatan pemberian buku dirasa pas.

Budi juga menyatakan dua seri lainnya dipastikan akan tetap terlaksana. Uniknya, setiap seri dari Jungle Marathon Indonesia memiliki kegiatan ‘sampingan’. Seri pertama diberi nama Jungle Book Marathon karena output-nya berupa sumbangan buku.  Seri selanjutnya yang diadakan di Gunung Salak dan Waduk Jatiluhur pun akan memiliki kegiatan berbeda. ”Tema Gunung Salak Save The Frogs.. more mud, more fun, more exciting,” tutup Budi. (uli)

Similar Posts